Mabes Polri: Serbuk Putih Deplu Belum Teridentifikasi
Senin, 27 Jun 2005 09:55 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) hari Jumat (24/6/2005) lalu mendapat kiriman serbuk putih dari Australia. Namun hingga hari ini, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri masih belum berhasil mengidentifikasi serbuk itu."Masih belum. Kalau sudah nanti akan kita publikasikan," kata Kepala Puslabfor Mabes Polri Brigjen Pol Hari Anwar kepada detikcom, saat dihubungi per telepon, Senin (27/6/2005) pagi.Surat misterius itu diserahkan ke Mabes Polri, begitu pihak keamanan gedung Deplu, di Jl. Pejambon, Jakarta Pusat menerimanya. Prangko yang tertempel pada surat itu memang berstempel dari negeri Kangguru.Meski demikian, pihak Deplu belum mau menduga siapa pengirim surat tersebut. Rencananya, hari ini pihak Deplu akan mengadakan jumpa pers untuk menjelaskan kasus yang baru pertama kali menimpa kantor Deplu ini.Seperti diketahui, Kedubes RI di Canberra, Australia dua kali dikirimi teror surat yang sebelumnya sempat diduga berisi serbuk anthrax. Selain di luar negeri, instansi pemerintah di dalam negeri juga mendapat teror sejenis, seperti yang menimpa Ketua PN Denpasar Nengah Suryada.Semua teror ini terjadi pasca dijatuhkannya vonis 20 tahun penjara oleh PN Denpasar kepada ratu mariyuana Schapelle Leigh Corby. Seluruh kejadian ini diduga terkait dengan kasus yang menimpa mahasiswi asal Australia itu.
(fab/)











































