DetikNews
Rabu 07 Maret 2018, 10:25 WIB

Suap APBD, KPK Kembali Periksa Bupati Lampung Tengah

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Suap APBD, KPK Kembali Periksa Bupati Lampung Tengah Gedung KPK (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - KPK kembali memeriksa Bupati Lampung Tengah Mustafa. Calon Gubernur Lampung ini akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman.

Mustafa tiba di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (7/3/2018) sekitar pukul 09.40 WIB. Saat tiba, dia langsung dihampiri pengacaranya. Keduanya langsung masuk dan naik ke ruang pemeriksaan di lantai 2.


"Mustafa diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka TR (Taufik Rahman)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (7/3/2018).

Selain Mustafa, KPK juga memanggil sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah antara lain anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Indra Jaya, anggota DPRD dari Fraksi PDIP Raden Zugiri, serta Staf DPRD Puji. Ketiganya diagendakan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga.


Natalis merupakan Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah yang ditetapkan KPK sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap dari Pemkab Lampung Tengah. Bersama Natalis, ada seorang anggota DPRD Lampung Tengah juga yang dijerat sebagai tersangka yaitu Rusliyanto.

Sedangkan dari sisi Pemkab Lampung Tengah, ada Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman yang ditetapkan sebagai tersangka. Tak ketinggalan, Bupati Lampung Tengah Mustafa juga dijerat sebagai tersangka.


Kasus ini bermula dari kebutuhan Pemkab Lampung akan pinjaman daerah berupa surat pernyataan yang harus ditandatangani dengan DPRD Lampung Tengah. Namun, DPRD Lampung Tengah disebut meminta adanya fee yang diduga KPK sebesar Rp 1 miliar untuk mendapatkan persetujuan atau tanda tangan surat pernyataan tersebut. Permintaan itu disamarkan lewat kode 'cheese'.

Mustafa diduga memberikan arahan pada Taufik untuk memberikan suap ke Natalis dan Rusliyanto. Saat akan ditahan, Jumat (16/2), Taufik sempat membenarkan permintaan suap dari DPRD itu dan mengungkap sosok Natalis sebagai yang pertama kali meminta duit tersebut.


(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed