DetikNews
Selasa 06 Maret 2018, 16:26 WIB

Wapres JK Siap Hadiri Indonesian Islamic Youth Economic Forum

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Wapres JK Siap Hadiri Indonesian Islamic Youth Economic Forum Foto: Perwakilan ISYEF bersama Wapres JK. (Dok Istimewa).
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla (JK) akan hadir di acara Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF). ISYEF merupakan gabungan dari 11 kelompok remaja masjid di Jabodetabek.

"Kalian bisa buat startup, youth center, atau apapun yang dianggap penting untuk mengajak pemuda lain ke Masjid," ujar JK saat menerima perwakilan pemuda yang tergabung dalam ISYEF di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, seperti dalam keterangan tertulis, Selasa (6/3/2018).

JK pun menyatakan kesediaan untuk hadir dan mendukung ISYEF. Acara akan digelar pada 15 April mendatang di Perpustakaan Nasional yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus.

"Dari umat sudah banyak yang jadi pejabat, sukses di bidang politik, sosial, budaya, tapi tidak banyak yang sebagai pengusaha/enterpreneur. Kalau ada 100 orang kaya, tidak sampai 10 persen yang Islam. Begitupun sebaliknya, kalau ada 100 orang miskin, 90 persen lebih Islam," tutur JK.


Ada pun kelompok remaja masjid yang tergabung di ISYEF ini seperti DMI, RISKA, RICMA, AYLI, Peppermint, dan Nasr. Acara pertama mereka ini bertemakan 'Awakening The Power of Economic from Masjid'.

Bukan hanya JK saja yang diundang dalam kegiatan tersebut. JK sendiri diundang atas kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia. Beberapa tokoh yang diundang seperti Wakapolri Komjen Syafruddin, Menkominfo Rudiantara, pengusaha nasional Chairul Tanjung, dan Ustaz Jazir dari Masjid Jogokaryan.

"Selain dari komunitas dan tamu di atas, kami akan mengundang 58 komunitas pengajian, remaja/pemuda Masjid se-Jabodetabek," sebut Ketua Panitia ISYEF, Atras Mafazi dalam keterangan yang sama.


Atras menyatakan, kegiatan ini dilakukan sesuai dengan misi JK sebagai Ketum Dewan Masjid Indonesia. Misi tersebut adalah memakmurkan dan dimakmurkannya masjid. Masjid disebutnya harus menjalankan fungsi lain sebagai pusat aktivitas ekonomi.

Turut hadir dalam silaturahmi di kantor Wapres adalah Arief Rosyid (Ketum PB HMI 2013-2015) yang juga sebagai Ketua Departemen Pemuda Dewan Masjid Indonesia. Dia menyebut kebangkitan umat dan bangsa harus dimulai oleh pemuda masjid.

"Dari keduanyal ah kondisi ekonomi, politik, budaya, sosial, dan yang lain akan tumbuh lebih baik," ungkapnya.
(elz/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed