Anies Undang Makan Petugas Damkar yang Selamatkan Bocah Terjepit

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 06 Mar 2018 15:43 WIB
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan makan siang bersama petugas Damkar yang selamatkan bocah. (Zhacky-detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengundang petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Pasar Minggu makan siang di Balai Kota. Anies mengucapkan apresiasi kepada 6 petugas karena berhasil mengeluarkan kaki warga yang terjepit beton penutup selokan.

Acara makan bersama digelar di Balairung, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018) sekitar pukul 13.30 WIB. Anies memakai pakaian dinas harian berwarna cokelat, para petugas memakai seragam mereka berwarna oranye.


Wartawan dipersilakan mengabadikan peristiwa makan bersama antara Anies dengan petugas. Selanjutnya acara berlangsung tertutup.

Usai acara, Anies menceritakan aksi petugas Sudin Damkar Pasar Minggu menyelamatkan anak perempuan yang terjepit penutup selokan itu. Mantan Mendikbud mengapresiasi kesiapan para petugas.

"Dipimpin Pak Ari (Ari Susanto, Kepala Pleton Sudin Damkar Pasar Minggu) yang tadi malam melakukan operasi penyelamatan pada seorang anak yang terperosok di selokan dan terkunci kakinya. Usianya 4,5 tahun, namanya Nur Raisa," kata Anies dalam jumpa pers.

"Petugas ini datang, sigap dan menangani ini dengan cepat. Saya undang mereka, ingin menyampaikan apresiasi, dan kita ingin agar ini dipertahankan," imbuh Anies.

Ari, ketua aksi penyelamatan Raisa, menuturkan Raisa terperosok di Jalan Holtikultura, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (5/3) sekitar pukul 20.40 WIB. Kaki Raisa terjepit karena turun dari angkutan umum.

"Pada saat itu kita lakukan evakuasi dengan merusak beton yang menjepit kaki si anak tersebut. Pada proses evakuasi, si anak sangat trauma. Karena kita melakukan evakuasi dengan peralatan yang cukup membuat dia agak merasa mengerikan," ujar Ari.

[Gambas:Video 20detik]


Lebih lanjut, Ari menjelaskan Raisa pun mengalami trauma. Petugas Damkar juga mengantar Raisa pulang dengan mobil Damkar.

"Lukanya nggak parah, yang parah itu traumanya. Sampai dia pulang kita antar pakai mobil kita," terang Ari.

(zak/idh)