Cak Imin: Ekonomi Rakyat Harus Digenjot

Cak Imin: Ekonomi Rakyat Harus Digenjot

Mega Putra Ratya - detikNews
Selasa, 06 Mar 2018 15:06 WIB
Cak Imin: Ekonomi Rakyat Harus Digenjot
Foto: Muhaimin Iskandar saat menonton Final Piala Presiden 2018 (Dok. PKB)
Jakarta - Meningkatkan daya beli dan pendapatan masyarakat menjadi tantangan dan tugas utama pemerintah ke depan. Sebab, hal itu menjadi fondasi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Peningkatan daya beli masyarakat ini menjadi perhatian utama Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

"Yang harus segera dilakukan adalah tingkatkan daya beli dan pendapatan masyarakat. Maka, dengan demikian kesejahteraan rakyat akan meningkat. Ekonomi umat, pendapatan masyarakat harus digenjot, khususnya menengah ke bawah, seperti petani dan nelayan, yang mayoritas adalah nahdliyin," ungkap Cak Imin, Selasa (6/3/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, ke depan perlu diwujudkan hilirisasi untuk petani dan nelayan. Sebab, para petani dan nelayan jangan hanya produksi tapi juga terlibat di industri hilirnya, karena nilai tambahnya di sana.

"Nilai tambah harus bisa dinikmati petani, agar daya beli terdongkrak dan pertumbuhan ekonomi akan membaik. Ke depan kelompok petani harus memiliki gudang, penggilingan padi, dan pabrik kecil pengemasan beras. Bila ini terwujud Insyallah akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas," terangnya.

Indonesia Berdaulat dan Mandiri

Cak Imin resah bila Indonesia hanya menjadi sasaran pasar bagi produk-produk dunia. Penting bagi Indonesia di tengah persaingan global yang makin keras, menjadi negara yang berdaulat dalam ekonomi, pangan, dan energi.

"Kita harus berdaulat dan mandiri di bidang ekonomi pangan dan energi, dengan mengandalkan kekuatan anak bangsa sendiri. Kandungan lokal harus terus ditingkatkan," kata Cak Imin.

Cak Imin menginginkan agar Indonesia segera mengakhiri fundamentalisme pasar. Cak Imin berharap negara harus tetap berperan memperkuat dan melindungi industri lokal, termasuk pasar untuk berkembangnya produk lokal.

"Jangan selalu impor dan asing melulu. Bangsa kita sanggup kok selama negara punya keberpihakan. Industri lokal harus terus diperkuat, sehingga mampu menyerap tenaga kerja, devisa pun akan terjaga dengan baik. Pasar harus kita lindungi untuk berkembangnya produk lokal yang berkualitas," tegas Cak Imin. (ega/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads