Pemerintah RI Siapkan Beasiswa untuk Warga Afghanistan

Pemerintah RI Siapkan Beasiswa untuk Warga Afghanistan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 06 Mar 2018 14:15 WIB
Pemerintah RI Siapkan Beasiswa untuk Warga Afghanistan
Menlu Retno (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah menyiapkan bantuan beasiswa untuk Afghanistan guna membantu penyelesaian konflik di negara tersebut. MUI sudah menyiapkan 135 beasiswa untuk Afghanistanm

"Tadi kita berbicara dengan MUI, sejauh ini Alhamdulillah MUI sudah siapkan 135 beasiswa untuk Afghanistan. Sementara pemerintah juga ada beberapa siapkan beasiswa," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018).

Retno juga mengungkapkan rencana pertemuan trilateral antara ulama Indonesia, Afghanistan, dan Pakistan. Retno mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pertemuan intens dengan Pakistan terkait rencana pertemuan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT




"Sekarang kita lakukan pertemuan intensif dengan Pakistan untuk bahas wakil ulama dari Pakistan. Pada tingkat pemerintah komunikasi sudah dilakukan, kita akan intensifkan dengan pihak lain terkait," ujar Retno.

Menurut Retno saat ini pihaknya tengah fokus menyiapkan konferensi ulama. Selain itu pemerintah juga akan fokus pada peningkatan pengetahuan serta sikap akan perdamaian di Afghanistan.

"Kita konsennya sekarang saat ini adalah konferensi trilateral ulama dan persiapan untuk capacity building. Kita kerjakan dalam konteks peace building," jelas Retno.

"Jadi memang ada permintaan khusus dari Afghanistan ke Indonesia, antara lain di bidang mining dan kita sepakat berikan beasiswa di bidang mining untuk Afghanistan," imbuhnya.

Selain kesadaran akan perdamaian, Afghanistan juga meminta pemerintah RI untuk membantu peningkatan ekspor dan impor di negara tersebut. Hal ini dilakukan dalam konteks memperkuat kemampuan ekonomi Afghanistan.

"Karena Afghanistan salah satu landlocked kedua, mereka merasa perlu meningkatkan daya saing produk-produknya. Oleh karena itu mereka minta Indonesia untuk bantu atau empowering private sectornya agar barang-barang Afghanistan mampu memiliki daya saing lebih baik dari sebelumnya, itu fokus kita saat ini," tutur Retno. (rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads