Kekerasan Dalam Pilkada Dikhawatirkan Meningkat Besok
Minggu, 26 Jun 2005 23:28 WIB
Jakarta - Sejak 1 Juni lalu hingga hari ini, sudah 50 daerah yang menggelar Pilkada langsung. Puncaknya, 85 daerah (2 provinsi dan 3 kab/kota) akan mengelar Pilkada serentak, Senin (27/6/2005) besok. Saking banyaknya, kekerasan dikhawatirkan meningkat.Kewaspadaan ini didasari rasa ketidakpuasan atas proses dan hasil Pilkada sebelumnya di 3 provinsi dan 47 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Sejak diawali di Kabupaten Kartanegara, Kaltim, Pilkada memang memunculkan berbagai macam bentuk kekerasan.Berdasarkan siaran pers bersama ITP, KIPP, ICW, KRHN, LBH dan Perludem, yang diterima detikcom, Minggu (26/6/2005) malam, kekerasan terkecil dalam Pilkada dimulai dari ancaman melalui telepon dan surat. Yang paling parah, terjadinya bentrokan antar pendukung calon kepala daerah."Untuk itu, semua pihak wajib mewaspadai terjadinya eskalasi kekerasan di banyak daerah itu. Karena kekerasan di satu daerah bisa memberikan inspirasi dan dorongan orang-orang di daerah lain untuk melakukan hal yang sama," kata Ketua Badan Pelaksana Perludem Didik Supriyanto.
(fab/)











































