Pilkada Digelar, Bengkalis Lengang
Minggu, 26 Jun 2005 14:19 WIB
Bengkalis - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bengkalis, Riau cukup ramai. Antusiasnya warga di hari pemilihan ditunjukkan dengan ditutupnya sejumlah rumah toko. Aktivitas masyarakat pun berpusat di Tempat Pemungutan Suara (TPS).Pemantauan detikcom, di beberapa TPS terlihat cukup ramai dikunjungi masyarakat. Kota Bengkalis yang berada di sebuah pulau pada pantai Selat Malaka ini pun tampak lengang. Masyarakat sejak pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB terlihat antre di TPs-TPS. Di TPS 4 Kelurahan Kota Bengkalis dengan 250 pemilih pada pukul 10.30 WIB sudah mencapai 90 persen pemilih yang menyampaikan hak pilihnya.Jumlah pemilih tetap untuk Kabupaten yang letaknya sekitar 400 km dari Riau ini totalnya 389.713. Sedangkan jumlah penduduk Bengkalis 620 ribu jiwa. Total ada 1.611 TPS yang tersebar di 15 kecamatan.Menurut Ketua KPUD Bengkalis Ruslizar Yunus kepada detikcom, hingga Sabtu (25/6/2005) malam, masih ada tuntutan masyarakat yang mengaku tidak mendapat surat undangan pencoblosan. "Malah masing-masing tim sukses kandidat memperkirakan ada 20 ribu masyarakat yang belum mendapatkan undangan," kata Ruslizar.Ruslizar menilai, jumlah warga yang belum mendapatkan undangan seperti yang disebutkan tim sukses para kandidat, sulit untuk dipertanggungjawabkan. Dia memperkirakan, masyarakat yang tidak mendapatkan kartu undangan hanya sekitar seribu sampai dua ribu orang. Sehingga, KPUD pada Sabtu (25/6/2005) malam mengeluarkan putusan melalui rapat pleno. Isi keputusan rapat pleno KPUD Bengkalis yakni bagi masarakat yang belum menerima kartu undangan, diperbolehkan langsung ke TPS sambil menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Itu pun, KTP yang dimiliki warga harus disesuaikan dengan domisili dan TPS masing-masing. "Diberi waktu hingga pukul 09.00 WIB untuk melaporkan ke TPS. Bagi yang sudah lewat batas waktu, maka TPS akan menolaknya," ujarnya.Pilkada di Bengkalis diramaikan lima pasangan kandidat bupati. Mereka adalah Said Hasim-Syamsul Gusri, Herlian Saleh-Normansyah, Asral Rahman-Mukhlis, Syamsurizal-Normansyah Wahab dan Nawasir Kadir-Ridwan Yazid.
(ism/)











































