Ditolak Nyoblos, Seven Hot Bentak Ketua KPUD Depok

Ditolak Nyoblos, Seven Hot Bentak Ketua KPUD Depok

- detikNews
Minggu, 26 Jun 2005 12:38 WIB
Jakarta - Seven Hot, bukan orang dari negara Barat. Dia warga Depok. Namun, Seven jadi pusat perhatian. Gara-garanya dia mendatangi dan membentak Ketua KPUD Kota Depok Zulfadli. Apa pasal? Hanya karena Seven ditolak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tempat tinggalnya. "Saya sudah lapor petugas KPPS tapi ditolak, padahal saya punya surat formulir pendaftarannya," bentak Seven sambil menunjukkan formulir pendaftar ke muka Zulfadli di hadapan wartawan di kantor KPUD Depok Jl Raya Sawangan No 21, Depok, Jawa Barat, Minggu (26/6/2005). Seven ditolak mencoblos di TPS 55 Kelurahan Cipayung. Alasan penolakan, karena namanya tidak terdaftar di TPS tempat tinggalnya tersebut. Dengan logat Batak, Seven mengatakan, dalam formulir yang dibawanya terdapat tiga nama lainnya. Tapi dia menolak memberitahu siapa nama ketiganya itu. "Ketiga nama itu semuanya keluarga saya, anak dan istri saya. Itu saja," jawab Seven. Menurut Zulfadli, penolakan Seven karena dirinya tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebelum tahun 2005 atau surat keterangan domisili. Seven hanya memiliki KTP tahun 2005. Bila memiliki KTP 2005, menurut Zulfadli tidak diperbolehkan memilih. "Itu artinya Seven belum enam bulan tinggal di sini. Seven tinggal di Cipayung sejak Februari 2005. Dia bisa mencoblos asalkan memiliki surat keterangan domisili," ujar Zulfadli. Zulfadli menyarankan Seven agar melaporkan hal tersebut ke tempat tinggalnya di RT 02/07 Cipayung.Ketika Seven meninggalkan Kantor KPUD, Zulfadli mengatakan bahwa Seven diduga membawa formulir pendaftaran palsu. Alasannya, pada formulir yang ditunjukkan Seven, tidak terdapat stempel resmi dari RT. "Formulir palsu kan bisa dibuat dimana saja," kata Zulfadli.Chusnul Meninjau Pilkada DepokDi Kantor KPUD Kota Depok tampak terlihat Anggota KPU Chusnul Mariyah. Chusnul mengaku akan meninjau sejumlah TPS di Depok, di antaranya TPS di kecamatan Cimanggis. "Saya mau meninjau langsung," kata Chusnul langsung bergegas pergi meninggalkan wartawan. Tampak juga beberapa anggota KPUD dari berbagai daerah, di antaranya dari Jawa Barat, Jepara, Bogor, Banjar, Kodya Sukabumi, Bandung, Kabupaten Subang, Pontianak. Tiga orang dari DPRD Kalimantan juga terlihat meninjau Pilkada Depok. (ism/)


Berita Terkait