Kasus Ngaku Bertelur Disetop, Polisi: Akmal Gangguan Jiwa

Yahya Maulana - detikNews
Sabtu, 03 Mar 2018 20:24 WIB
Foto: yahya
Gowa -

Penyelidikan terhadap Akmal, remaja yang mengaku bertelur dihentikan polisi. Dari hasil pemeriksaan, Akmal diduga mengalami gangguan jiwa.


"Dari hasil penyelidikan oleh unit PPA Polres Gowa setelah memeriksa 7 orang saksi termasuk dokter yang pernah menangani anak tersebut maka kami menyimpulkan bahwa sang anak mengalami gangguan jiwa sehingga proses penyelidikan harus kami hentikan," ujar Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga dalam jumpa pers, Sabtu (3/3/2018).

Namun Shinto tidak menjelaskan soal proses masuknya telur ke dalam tubuh Akmal. Tapi Akmal saat ini sudah kembali ke rumah di Mangempang, Barru.

Hasil rontgen AkmalHasil rontgen Akmal Foto: Yahya Maulana/detikcom

"Kami menegaskan bahwa kasus bertelurnya seorang manusia itu tidak benar dan sekali lagi kasus ini kami hentikan karena berkaitan dengan kejiwaan sang anak," sambungnya.

Akmal sebelumnya sempat menjalani isolasi sebagai rangkaian dari observasi pihak medis guna mengetahui penyebab telur berada dalam tubuhnya.

Berdasarkan foto rontgen, telur tersebut berada di rektum dan keluar melalui anus. Fenomena ini secara medis disebut corpus alienum, yaitu kondisi masuknya sebuah benda asing dari luar ke dalam tubuh manusia ataupun hewan.



(fdn/fdn)