DetikNews
Sabtu 03 Maret 2018, 18:36 WIB

Curhat Bule Luntang-lantung Diusir Istri dan Tinggal di Pinggir Kali

Haris Fadhil - detikNews
Curhat Bule Luntang-lantung Diusir Istri dan Tinggal di Pinggir Kali Foto: Haris Fadhil/ detikcom
Tangerang - Bule yang luntang lantung di Tangerang, Banten, Ian, bercerita soal alasannya tinggal di pinggil kali Angke. Ia mengaku tak punya pilihan saat hidup tanpa uang setelah ditinggal istrinya.

"Saya tak punya pilihan lain. Saya tidak punya uang sama sekali," kata Ian saat ditemui detikcom pinggir Kali Angke, Tangerang, Banten, Sabtu (3/3/2018).

Ian awalnya bercerita soal pilihan tempat tinggalnya. Menurut Ian, ia suka tanaman dan di pinggir sungai banyak tanaman.




Ia juga menceritakan soal bambu dan plastik yang diikatnya. Ia mengaku sempat berpikir akan menyusuri sungai dengan rakit buatannya itu.

"Saya buat ini, saya ikat bambu. Ini sampah atap plastik yang dibuang orang, di bawahnya ada styrofoam dan sampah botol plastik. Ini ringan sekali, pasti mengambang kalau digunakan di sungai, cari pelabuhan dan pergi," ucapnya.

Namun, niatnya berubah karena mendapat perlakuan baik dari warga sekitar. Ia mengaku berupaya mencoba menghubungi perusahaan tempat dirinya pernah bekerja agar menghentikan transfer dana pensiun ke rekening yang dipegang istrinya.

Saat ini Ian mengatakan telah membuat rekening baru agar perusahaannya bisa mengirim uang. Rencananya uang pensiun itu akan dipakai untuk menyewa tempat tinggal yang lebih layak dan bisa mencari serta mengurus izin kerja di Indonesia.



Ian menyatakan pernah ditawari tinggal di salah satu rumah warga. Namun, ia menolak karena tak ingin membuat warga repot, terutama oleh anjing yang dibawanya.

Sehari-hari ia menumpang kamar mandi salah satu mini market untuk urusan MCK. Ia berusaha tidak membuat kotor lingkungan sekitarnya.

"Saya ke mini market itu menumpang untuk bersih-bersih, saya jemur pakaian saya di sini (sambil menunjuk pakaiannya yang dijemur). Mereka biarkan saya menumpang bersih-bersih secara gratis, karena selama ini saya tidak punya uang. Saya tidak mau bau dan membuat sampah. Kadang saya juga mancing dan berenang di sungai ini," ujarnya.



Dia pun berencana pulang ke Inggris suatu saat nanti. "Nanti, pasti saya akan pulang ke sana," ucapnya.

Sebelumnya, Ian mengaku sejak delapan tahun lalu sudah sering ke Indonesia sebagai turis.

"Sudah lama, saya datang, pergi, datang, pergi. Delapan tahun lalu," ujar Ian dalam bahasa Inggris.



Ian menikah dengan wanita Indonesia beberapa waktu lalu. Namun, sejak empat bulan lalu ia mengaku diusir oleh istrinya tersebut.

"Ini cerita yang sedih. Dia usir saya, saya tidak punya uang sekitar empat bulan hidup dimana pun. Di sana, di sini, di pinggir sungai, saya bertahan hidup dimana saja," ujarnya.

"Saya tidak tahu dia di mana sekarang," imbuh Ian.
(haf/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed