Dari pantauan, Jumat (2/3/2018), salah seorang peserta demonstrasi mengumandangkan azan melalui pengeras suara di mobil komando. "Karena ini situasi darurat, maka dibolehkan untuk tayamum," ucap koordinator demonstrasi melalui pengeras suara.
Sebagian besar massa kemudian melakukan tayamum untuk bersuci. Namun ada pula massa yang memanfaatkan air dari botol minuman untuk berwudu.
Kemudian, massa merapatkan saf untuk salat asar yang dimulai pukul 16.00 WIB. Separuh badan jalan di depan KPU pun ditutupi massa yang melaksanakan salat.
Mereka menggunakan spanduk sebagai alas salat. Lalu lintas ke arah KPU pun tersendat.
Sebagian massa tampak mengatur lalu lintas. Setelah itu mereka bergantian melaksanakan salat. (abw/dhn)











































