detikNews
Jumat 02 Maret 2018, 14:49 WIB

Wiranto Minta Isu Abu Bakar Ba'asyir Tak Dikaitkan dengan Pemilu

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Wiranto Minta Isu Abu Bakar Baasyir Tak Dikaitkan dengan Pemilu Menko Polhukam Wiranto. (Andhika-detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto meminta isu pemindahan Abu Bakar Ba'asyir tidak dikaitkan dengan pemilu. Hal ini karena Abu Bakar Baasyir terkena kasus hukum dan bukan politik.

"Bukan masalah ketakutan. Ini masalah hukum yang diberlakukan, ada atau nggak ada pemilu, itu (pemindahan) tetap berlaku. Jangan dikait-kaitkan dengan pemilu atau masalah lain," kata Menko Polhukam Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (2/3/2018).



"Yang bersangkutan dihukum karena ada masalah. Oleh karena itu jangan dikait-kaitkan dengan masalah lain apalagi Pemilu. Pemilu biarlah berjalan dengan baik," sambungnya.

Wiranto enggan berandai-andai jika permohonan Abu Bakar Baasyir soal pemindahan tahanan rumah atau bahkan grasi dikabulkan.

"Nanti lebih baik kita bincangkan dulu dengan lembaga terkait, kalau ada hasilnya pasti saya mengundang Anda semua untuk kita jelaskan pada publik. Sabar," ujarnya.

Wiranto mengatakan pada pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo pada Kamis (1/2) kemarin, tidak disinggung soal Abu Bakar Baasyir. Dia hanya melaporkan hasil pertemuan dirinya dengan dengan Sekretariat Dewan Keamanan Rusia.

"Yang kita laksanakan satu pertemuan bilateral tahunan cukup banyak yang kita bincangkan, masalah terorisme, pendanaan terorisme yang harus kita cegah, masalah Alutsista, kerjasama di bidang pertahanan, cyber dan sebagainya, saya juga membawa kementerian dan lembaga terkait cukup banyak," terangnya.



(fiq/dnu)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com