Pilkada Bali, PDIP Hanya Unggul di Tiga Kabupaten/Kota

Pilkada Bali, PDIP Hanya Unggul di Tiga Kabupaten/Kota

- detikNews
Sabtu, 25 Jun 2005 13:49 WIB
Denpasar - Dominasi PDIP di Bali dalam Pemilu Legislatif 2004 tidak berlanjut dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Dari lima kabupaten/kota di Bali yang melangsungkan pilkada secara serentak pada Jumat (25/6/2005) kemarin, PDIP hanya unggul di tiga kabupaten/kota. Jago dari PDIP unggul di Kota Denpasar, Kabupaten Tabanan, dan Kabupaten Bangli. Sementara di Kabupaten Karangasem dan Badung, calon dari PDIP dikalahkan calon yang diajukan Partai Golkar dan sejumlah partai politik lainnya.Padahal, dalam Pemilu Legislatif 2004 kelima wilayah itu dikuasai PDIP dengan persentase suara 44,3 persen (Denpasar) hingga 64,5 persen (Tabanan). Dalam pilkada kali ini, Partai Golkar "mencuri" dukungan pemilih PDIP di Karangasem dan Badung.Data ini memang berdasarkan hasil perhitungan sementara. Namun menurut Ketua KPU Bali Anak Agung Oka Wisnu Murti, perhitungan sudah mencapai 90 persen. "Kalau ada perubahan persentase sedikit-sedikit," katanya kepada wartawan di Kantor KPU Bali, Jl. Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, Sabtu (25/6/2005).Kekalahan di Badung dan Karangasem diakui Wakil Bendahara DPD PDIP Bali Ida Bagus Astawa sebagai sebuah kecolongan. "Kita akui kecolongan. Kita harus introspeksi, di mana kekurangan kita. Kita harus menerima hasilnya asalkan berlangsung demokratis," katanya.Namun begitu, Astawa menilai kekalahan ini bukan karena tidak optimalnya upaya para calon. "Itu tergantung dari apa yang sudah mereka lakukan. Tapi kita melihat langkah-langkah para kandidat sudah bagus," katanya ketika dihubungi detikcom melalui telepon.PDIP 3, Golkar 2Jago PDIP, duet Anak Agung Gede Ngurah Puspa Yoga-Ida Bagus Rai Mantra Dharmawijaya, unggul di Denpasar dengan meraih 140.554 suara atau 69,31 persen. Sementara jago Golkar, Anak Agung Ngurah Gede Widiyada-Anak Agung Ketut Sumawidana, hanya meraih 51.519 suara atau 25,41 persen. Posisi juru kunci diraih kandidat dari gabungan partai, I Made Sudharma-Ida Bagus Ketut Kiana, yang meraih 10.712 suara atau 5,28 persen. Kemenangan PDIP di Bangli diperoleh melalui pasangan Made Arnawa-Gianyar yang meraih 58.330 suara atau 72,2 persen. Sementara lawannya dari Partai Golkar, I Nyoman Gunawan-Nyoman Wirata meraih 22.554 suara atau 27,8 persen.Di Tabanan, pasangan PDIP, Nyoman Adi Wiryatama-Putra Wirasana, meraih suara 183.272 suara atau 66,2 persen. Sedang jago Golkar, I Gusti Putu Wijaya-Ketut Suprapta meraih 93.560 atau 33,8 persen.Jago PDIP kalah tipis dari jago Golkar dalam pilkada di Badung. Jago PDIP, Made Sumer-Anak Agung Ngurah Oka, hanya meraih 99.974 suara atau 46 persen. Rivalnya, kandidat dari Partai Golkar cs, Anak Agung Gede Agung-Sudikerta, meraih 118.116 atau 54 persen.Sementara pilkada di Karangasem dimenangi pasangan Golkar, I Wayah Geredeg-I Gusti Lanang Rai, dengan perolehan 82.267 suara atau 36,9 persen. Jago PDIP, Gede Sumantara-Ida Nyoman Jelantik, harus puas jadi runner up dengan perolehan 66.821 suara atau 29,97 persen.Di posisi ketiga adalah pasangan dari gabungan partai (PNI-Partai Demokrat-PKPI), Made Suryanatasari-Wijra, yang meraih 45.631suara atau 20,47 persen. Sebagai juru kunci pasangan dari gabungan partai (PKPB-PIB), Anak Agung Bagus Arya Mataram-Agung Ngurah Anom, dengan perolehan 28.233 suara atau 12,66 persen. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads