Dinilai Menghina Islam, Massa Tuntut Penulis Artikel Ditangkap

Dinilai Menghina Islam, Massa Tuntut Penulis Artikel Ditangkap

- detikNews
Sabtu, 25 Jun 2005 11:28 WIB
Palu - Sebuah artikel yang dinilai menghina agama Islam menyulut aksi protes di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Para pengunjuk rasa mendesak Polda Sulteng menangkap si penulis artikel, yakni seorang dosen Universitas Muhammadiyah (Unismu) Palu bernama Rus'an.Tak kurang dari 2.000 pengunjuk rasa menggelar aksi longmarch di jalan-jalan utama kota Palu untuk memprotes artikel tersebut. Mereka melintasi Jalan Sis Al Jufri, Jalan Gajah Mada, Jalan Hasanuddin, dan Jalan Sudirman. Tujuannya: Markas Polda Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Palu Timur.Peserta aksi, antara lain, pelajar, mahasiswa, dan pemuda Perguruan Islam Alhairat Palu, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Palu, mahasiswa Universitas Alhairat, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Himpunan Mahasiswa Islam. Mereka menamakan diri Komunitas Muslim Kota Palu.Artikel yang dipersoalkan itu berjudul Islam Agama yang "Gagal". Artikel ini dimuat di Radar Sulteng, harian lokal di Palu yang berada di bawah Grup Jawa Pos, pada 23 Juni lalu.Dalam artikelnya Rus'an mengkritisi moral pejabat beragama Islam yang begitu rapuh. Ia mencontohkan kasus dugaan korupsi Dana Abadi Umat (DAU) Departemen Agama yang menimpa mantan Menteri Agama Said Agil Husin Al Munawar. Selanjutnya, dalam salah satu paragrafnya, Rus'an mengutip pernyataan Karl Marx yang menyatakan agama adalah candu bagi masyarakat. Ia juga mengutip pernyataan Vladimir Lenin yang menganggap agama adalah racun yang harus dibinasakan keberadaannya.Yang membuat massa marah, di akhir tulisan Rus'an menulis: "Dengan melihat realitas yang terjadi seperti yang digambarkan di atas, kita harus memutuskan apakah agama masih memiliki makna bagi kehidupan manusia di masa kini? Bila jawabannya tidak, maka itulah agama yang gagal."Massa menyimpulkan yang dimaksud gagal adalah agama Islam. Ini merujuk pada judul dan bagian pembahasan di artikel.Dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan Abdul Haq, massa meminta polisi agar menangkap si penulis opini karena menghina agama Islam. Jika tuntutan tidak dipenuhi, massa mengancam akan turun jalan dengan jumlah yang lebih besar.Siapa sih Rus'an? Ia tercatat sebagai sebagai Wakil Ketua DPC PAN Kota Palu. Ia adalah seorang master di bidang pendidikan sosiologi di Unismu Palu. Ia, oleh para pengunjuk rasa --sebagaimana disebutkan dalam pernyataan tertulis Komunitas Muslim Kota Palu-- diduga sebagai anggota Jaringan Islam Liberal. (gtp/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini