DetikNews
Kamis 01 Maret 2018, 14:09 WIB

Ahmad Muzani Sambangi Pimpinan Ponpes Darunnajah

Seysha Desnikia - detikNews
Ahmad Muzani Sambangi Pimpinan Ponpes Darunnajah Foto: Alumni Pelajar Islam Indonesia (PII) yang juga politisi Partai Gerindra Ahmad Muzani menyambangi pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta Selatan. (Seysha-detikcom)
Jakarta - Alumni Pelajar Islam Indonesia (PII) yang juga politisi Partai Gerindra Ahmad Muzani menyambangi pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta Selatan. Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi alumni PII dengan pimpinan Ponpes Darunnajah.

Pertemuan berlangsung di Rumah Kiai Mahrus Amin di Ponpes Darunajah, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (1/3/2018). Muzani bersama rombongan PII tiba di lokasi dan langsung disambut Kiai Mahrus Amin.

"Kami bersilaturahmi dengan beliau karena beliau adalah senior di PII dan kami ingin mengkaji, ingin menggali bagaimana tentang berbuat lebih baik untuk masa depan bangsa dan negara lewat dunia pendidikan dan seterusnya," ujar Muzani.

Menurut Muzani, apa yang disampaikan Kiai Mahrus dalam pertemuan tersebut sangat inspiratif. Dia memandang Kiai Mahrus sangat berjasa dalam bidang pendidikan Islam.

"Saya kira apa yang disampaikan Kiai Mahrus tadi luar biasa, beliau memulai pondok ini dari nol dari hutan belantara menjadi kekuatan pendidikan yang luar biasa. Ini bahkan sudah puluhan cabang, ratusan alumninya mendirikan pondok di banyak tempat di seluruh Indonesia ini saya kira sebuah jasa yang luar biasa," paparnya.

Ahmad Muzani Sambangi Pimpinan Ponpes DarunnajahFoto: Alumni Pelajar Islam Indonesia (PII) yang juga politisi Partai Gerindra Ahmad Muzani menyambangi pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta Selatan. (Seysha-detikcom)
Muzani menyebut bahwa Indonesia butuh tokoh seperti Kiai Mahrus. Menurutnya, banyak contoh yang bisa diteladani dari beliau.

"Ia tidak banyak berkoar tiba-tiba kenyataan terus di mana-mana. Indonesia butuh sosok seperti beliau di mana keikhlasan lebih ditonjolkan dan ini menjadi contoh," kata Muzani.

"Beliau mendorong santri-santrinya berjiwa mandiri karena kemandirian itulah yang menjadikan santrinya tidak bergantung kepada siapapun kemandirian itu yang akan menjadikan bangsa menjadi kuat dan itu dimulai dari pendidikan dasar," imbuhnya.
(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed