"Mari kita jaga pesta demokrasi, memilih kepala daerah yang amanah, yang mampu memimpin daerah, yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mampu mempercepat pembangunan yang ada di daerah," kata Tjahjo saat memberikan sambutan HUT Pemadam Kebakaran Nasional ke-99 yang dipusatkan Lapangan Mardeka, Ambon, Kamis (1/3/2018).
"Kita tegaskan, kalaupun aroma dan suasana memasuki pileg dan pilpres, pilkada ini adalah memilih kepala daerah. Mari tingkat partisipasi masyarakat. Ukuran sukses dan tidaknya pilkada serentak berjalan dengan baik. Kedua, mari lawan politik uang, jangan sampai dilakukan para pelaku pengambil kebijakan, tim sukses maupun calon pilkada. Politik uang adalah racun demokrasi yang harus kita lawan. Yang ketiga, mengharapkan kepada seluruh calon peserta pilkada untuk kampanye dengan tertib dan sejuk menggerakkan masyarakat pemilih, mari adu konsep, adu gagasan, adu ide untuk membangun daerah yang akan dipilihnya," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan kampanye ujar kebencian, jangan kampanye yang menimbulkan SARA, dan jangan kampanye berbau fitnah. Ancaman bangsa ini harus dicermati oleh segenap elemen bangsa, termasuk jajaran pemadam kebakaran," ujarnya.
"Mempertahan ideologi Pancasila merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan perjuangan bangsa ini. Mempertahankan UUD 1945, mempertahankan NKRI, Bhinneka Tunggal Ika itu bukan tanggung jawab TNI dan kepolisian saja, tapi tanggung jawab kita bersama seluruh elemen bangsa, termasuk jajaran pemadam kebakaran," pungkas Tjahjo.
(asp/asp)











































