Corby Tak Ingin Ada Perang Opini

Pecat Pengacaranya

Corby Tak Ingin Ada Perang Opini

- detikNews
Sabtu, 25 Jun 2005 08:55 WIB
Denpasar - Ingin mencari ketenangan dan tidak mau pusing dengan perang opini di media massa. Inilah alasan pemecatan Corby terhadap tim pengacaranya.Ratu mariyuana bernama lengkap Schapelle Leigh Corby ini memecat semua pengacaranya yang berjumlah empat orang. Mereka adalah Lily Sri Rahayu Lubis, Erwin Siregar, Haposan Sihombing, dan Hotman Paris Hutapea.Erwin membenarkan pemecatan itu dilakukan Corby melalui telepon pada hari Jumat, 24 Juni 2005, pukul 14.00 Wita."Sebelum menyampaikan pencabutan kuasa hukum, dia mengucapkan terima kasih atas apa yang telah kita lakukan. Dia tidak kecewa. Dia respek sama kita," katanya saat dikonfirmasi detikcom melalui telepon di Denpasar, Bali, Sabtu (25/6/2005).Menurut Erwin, Corby tidak ingin terjadi keributan atau perang opini di media massa atas kasus yang dialaminya. Corby divonis 20 tahun penjara atas kepemilikan 4,2 kg mariyuana."Karena selalu ribut di Australia, dia ingin tenang. Keributan ini sangat mengganggu dia, sehingga dia akan mencari pengacara yang tidak perlu beropini ke publik," ungkapnya.Meski demikian Erwin mengaku tidak tahu persis apa alasan pemecatan yang dilakukan Corby, karena Corby tidak menceritakan secara jelas apa pertimbangannya. Tapi hingga saat ini, lanjut dia, belum ada perjanjian tertulis mengenai pencabutan kuasa hukum. Pihaknya menginginkan ada perjanjian tertulis."Kemungkinan dia mendapat tekanan dari pihak ketiga. Saya tidak tahu siapa, karena kita dianggap selalu mengganggu Pemerintah Australia untuk minta ini dan itu, dalam rangka untuk mendapatkan pemeriksaan tambahan. Kita meminta Pemerintah Australia untuk menghadirkan Paul, Terry, dan Rony Veganza sebagai saksi. Tapi Pemerintah Australia tidak bisa memenuhinya," urai Erwin."Apalagi setelah Hotman bergabung, desakan itu makin kencang. Ributlah di koran-koran. Dengan adanya ribut-ribut ini, dia tidak bahagia," tambahnya.Menurut Erwin, Corby mengaku sudah punya pengacara, tapi tidak mengatakan siapa orangnya. Namun yang Erwin dengar, pengacaranya berasal dari Surabaya bernama Walter Tonetto."Tapi siapa pun itu, saya sedih melihat apa yang telah dilakukan Corby. Mudah-mudahan dia mengambil keputusan ini dari hati kecil, bukan tekanan dari pihak ketiga. Kalau pengacaranya itu OC Kaligis atau Adnan Buyung Nasution, itu lebih bagus. Saya kasihan melihat Corby," ujar Erwin.Dia mengaku belum mendapat fee atas kerjanya mendampingi Corby di Pengadilan Tinggi Denpasar. Sedangkan fee sewaktu di Pengadilan Negeri Denpasar sudah diperolehnya. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads