Corby Tendang Tim Pengacaranya

Upaya Suap Merebak

Corby Tendang Tim Pengacaranya

- detikNews
Sabtu, 25 Jun 2005 07:45 WIB
Jakarta - Sehari setelah pengajuan kontramemori banding, ratu mariyuana Schapelle Leigh Corby malah menendang tim kuasa hukumnya. Mereka dituding telah meminta 500 ribu dolar Australia untuk menyuap hakim.Perihal pemecatan itu disampaikan Corby kepada ketua tim kuasa hukumnya Lily Sri Rahayu Lubis melalui telepon dari LP Kerobokan, tempat perempuan asal Australia ini menjalani vonis 20 tahun penjara karena kepemilikan 4,2 kg mariyuana.Kabar mengagetkan dari Corby ini terjadi pada Jumat, 24 Juni 2005. Saat menerima telepon Corby, Lily sedang bersama Vasu Rasiah yang menjadi penasihat tim pembela. Vasu mendengarkan percakapan Lily dengan Corby melalui speaker dari telepon seluler Lily."Sejujurnya, ada kelegaan meninggalkan kasus ini, apalagi setelah ada perkembangan negatif belakangan ini. Tapi saya berharap Corby mendapatkan yang terbaik," kata Vasu seperti dilansir ABC News, Sabtu (25/6/2005).Meski demikian, Vasu yakin Corby telah melakukan kesalahan dengan menendang tim kuasa hukumnya. Padahal tim kuasa hukum Corby baru mengajukan kontramemori banding ke Pengadilan Tinggi Denpasar, Bali, pada Kamis, 23 Juni 2005.Pada Kamis, 23 Juni 2005, penasihat hukum Pemerintah Federal Australia Mark Trowell Queen's Counsel (QC) dan Phillip Laskaris QC menuding Vasu dan Lily telah meminta 500 ribu dolar Australia untuk menyuap hakim banding.Namun Vasu membantahnya. Menurutnya, uang itu dimaksudkan untuk kegiatan kampanye memperbaiki citra mahasiswi Beauty Therapy College Gold Coast Clt D Australia itu."Siapa pun yang menasihati dia untuk memecat pengacara di saat seperti ini, itu adalah nasihat yang salah. Tapi apa pun yang Corby mau, saya hanya bisa berharap yang terbaik untuknya," kata Vasu. (sss/)


Berita Terkait