"Dia berusaha untuk menembak anggota. Kita tidak ambil resiko kita lakukan tembakan tegas terukur ke bagain dada dan meninggal di tempat," Kapolres Metro Bekasi, Kombes Candra Sukma Kumara di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2018).
Penangkapan tersebut bermula dari insiden penembakan yang mengakibatkan korban Darma Hermawan (24) tewas pada Minggu (18/2) di Pasir Gombong, Bekasi. Candra menjelaskan awalnya polisi menangkap dua orang pelaku pencurian motor berinisial Y dan A di Cikarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini ada kaitannya ketika kita menangkap dua pelaku pencurian motor di Cikarang. Dari dua pelaku ini masih ada pelaku lagi berinisial I (Ismail). Setelah kita kembangkan, dia (Ismail) mengakui telah melakukan penembakan di Pasir Gombong," ungkap Candra.
Foto: Polisi menembak mati pelaku penembakan yang mengakibatkan korban tewas di Desa Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. (Ibnu-detikcom) |
"Kita semalam itu mencari di mana senjata itu. Kita coba baik-baik tapi tersangka mempunyai niat untuk melukai anggota dengan cara dia mengambil senjata yang dia sembunyikan itu," kata Candra.
Selain melakukan penembakan Ismail juga merupakan komplotan pencuri motor. Dia tergolong sebagai pemain lama.
"Sementara ini pelaku sering di daerah Bekasi," imbuhnya. (ibh/nvl)












































Foto: Polisi menembak mati pelaku penembakan yang mengakibatkan korban tewas di Desa Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. (Ibnu-detikcom)