Fadli Zon Kritik Penyambutan Bos IMF, Politisi PDIP: Dia Gagal Paham

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 28 Feb 2018 09:21 WIB
Anggota Komisi Bidang Keuangan DPR dari PDIP, Maruarar Sirait (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Anggota Komisi Bidang Keuangan DPR dari Fraksi PDIP, Maruarar Sirait, menilai Wakil Ketua DPR Fadli Zon tak memahami soal perlakuan baik terhadap bos IMF. Penyambutan terhadap bos IMF dilakukan dengan sewajarnya.

"Saya pikir Fadli Zon gagal paham," kata Maruarar kepada detikcom, Rabu (28/2/2018).

Presiden Joko Widodo (Jokowi), dikatakan Maruarar, paham cara memperlakukan tamu negara. Meski begitu, pendirian Jokowi tak terpengaruh oleh sikap tamu negaranya, dalam hal ini IMF.

"Pak Jokowi sangat tahu bagaimana menyambut tamu kenegaraan, tapi juga mandiri dalam bidang politik," kata Maruarar.

Jokowi mengajak bos IMF blusukan ke Pasar Tanah Abang bertemu dengan para pedagang. Jokowi ingin menunjukkan kepada lembaga pendanaan moneter internasional itu bahwa di Indonesia, kekuatan ekonomi yang paling kokoh ada di sektor usaha kecil-menengah (UKM).

"UKM banyak yang bertahan saat krisis, di saat konglomerasi tumbang," ujar Maruarar.

Fadli Zon menilai penyambutan terhadap IMF sudah seperti penyambutan terhadap raja. Namun Maruarar tak sepakat dengan penilaian Fadli.

"IMF diajak panas-panasan, diajak berkeringat, diajak berdesak-desakan di Pasar Tanah Abang. Masak raja dibawa panas-panasan dan keringatan?" tanggap Maruarar.

Jokowi mengajak Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde ke Pasar Tanah Abang pada Senin (26/2) lalu. Fadli Zon mengkritik soal perlakuan Indonesia terhadap bos IMF itu.

"IMF ini kok dibuat seperti kedatangan raja gitu lho. Padahal IMF ini adalah institusi yang menghancurkan negara kita 20 tahun yang lalu," ujar Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/2) kemarin. (dnu/imk)