Novel Baswedan Kembali Minta Presiden Jokowi Bentuk TGPF

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 27 Feb 2018 16:31 WIB
Novel Baswedan ditemani istrinya, Rina Emilda, di kediamannya (Foto: Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Penyidik KPK Novel Baswedan terus mendorong agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) terkait pengusutan teror penyiraman air keras padanya. TGPF itu menurut Novel akan mendukung kinerja penyidik dari kepolisian.

"Saya dan rekan-rekan serta aktivis menyampaikan dibentuknya TGPF. Itu perhatian yang lebih, kita juga ingin memberikan dukungan pada penyidik Polri," ucap Novel yang ditemani istrinya, Rina Emilda, di kediamannya, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (27/2/2018).

Menurut Novel, Presiden Jokowi tentunya akan melihat seberapa signifikan progres penyelesaian kasus itu. Novel pun yakin Jokowi akan menyampaikan kebijakan yang terbaik.

"(Untuk pembentukan TGPF) Kembali lagi ke beliau, beliau yang lebih tahu. Tentunya Pak Presiden akan mengambil sebuah kebijakan yang kita harapkan terbaik bagi pemberantasan korupsi," sebut Novel.


Saat ini, Novel mengaku lebih fokus pada pengobatan terhadap matanya. Meski kondisinya membaik, dia mengaku belum bisa melihat dengan jelas.

Novel pun tengah menunggu waktu untuk menjalani operasi utama terhadap matanya. Dia masih harus bolak balik ke Singapura untuk mengecek perkembangan kondisinya.

Novel mengalami teror penyiraman air keras pada 11 April 2017. Saat itu, Novel baru saja menunaikan salat subuh di Masjid Al-Ihsan, yang tak jauh dari rumahnya.

Ketika tengah berjalan kaki untuk pulang ke rumah, Novel dipepet 2 orang pria yang menggunakan sepeda motor matic, salah satunya menyiramkan air keras ke arah wajah Novel. Hingga kini, para pelaku teror itu masih belum dapat diungkap oleh kepolisian.

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/fdn)