4 Cabup dan Cawabup di Sulsel Jadi Tersangka Korupsi
Jumat, 24 Jun 2005 20:16 WIB
Makassar - Isu pemberantasan korupsi memang sedang laris. Para calon bupati dalam pilkada di 10 kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) juga mengusung isu itu dalam kampanyenya. Namun, hal itu belum menjamin mereka bersih dari korupsi. Memang, mulut kadang tidak seirama dengan tindakan. Buktinya, di Sulsel, ada 4 calon bupati (Cabub) dan calon wakil bupati (Cawabup) yang telah menjadi tersangka kasus korupsi. Mereka tetap ingin menjadi pemimpin. Mereka adalah, pertama, Ikhsan Yasin Limpo, calon bupati di Kabupaten Gowa. Iksan menjadi tersangka kasus Korupsi DPRD Sulsel sejak tahun 2004 lalu.Yang kedua adalah Ince Langke, calon bupati di kabupaten Selayar. Ince adalah tersangka kasus mark-up atas pembelian kapal Takabonerate di Selayar. Saat ini, kasus Ince masih dalam proses pengadilan.Yang ketiga adalah Andi Muhtamar, calon wakil bupati Bulukumba. Muhtamar menjadi tersangka atas kasus korupsi DPRD Bulukumba yang terkait dengan pos anggaran Bappeda sebesar Rp 270 juta, dan asuransi anggota dewan sebesar Rp 3 miliar.Dan yang terakhir adalah MT Alolerong, calon wakil bupati di Tana Toraja. Alolerong diduga terlibat dalam korupsi APBD 2002/2003 DPRD Toraja, Sulsel sebesar Rp 2,5 miliar. Di Sulsel ada 10 kabupaten yang akan menggelar Pilkada secara serentak. 10 kabupaten ini akan bersama menggelar pemilihannya pada tanggal 27 juni nanti.Kasus empat calon pimpinan ini sempat disentil dalam aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Jl. Urip Sumohardjo, Makassar, Jumat (24/6/2005). Sekitar 100 mahasiswa mendesak kejaksaan menangkapi calon bupati yang terlibat kasus korupsi.
(asy/)











































