Setelah Dicambuk, Terhukum Dapat Sun & Bingkisan

Setelah Dicambuk, Terhukum Dapat Sun & Bingkisan

- detikNews
Jumat, 24 Jun 2005 16:37 WIB
BIreuen - Satu! Dua! Tiga! Empat! Lima! Enam! Itu adalah suara hitungan petugas mengiringi algojo menyabetkan cambukannya kepada 15 terhukum di pekarangan Masjid Agung Bireuen -- lima jam dari Banda Aceh, Jumat (24/6/2005).Setelah dicambuk, para terhukum yang didera satu per satu secara bergantian, turun dari atas panggung yang dihias indah. Uniknya, para terhukum yang tubuhnya dilapisi seragam khusus warna putih itu disambut bak pahlawan. Mereka langsung disambut pelukan, sun di kedua pipi, dan menerima bingkisan!Peluk cium itu tak tanggung-tanggung berasal dari pejabat di tanah rencong itu. Ciuman pertama datang dari Plt Gubernur NAD Azwar Abubakar. Lalu disusul Bupati Bireun Mustafa Gelanggang, Kajati NAD Andi Amir Ahmad, Kajari Bireuen M Adenan hingga Kepala Dinas Syariat Islam NAD Alyasa Abubakar. Setelah itu kado yang dibungkus rapi diserahkan. Dengar-dengar isinya Al Quran.Setelah dicambuk, tidak ada terhukum yang menderita luka. Hanya terhukum Hasan Basri Thaib yang kemudian mengeluh pusing-pusing dan saat ini terpaksa dirawat di sebuah ambulans tenaga medis. Memang, dalam momen ini sejumlah dokter dan tenaga medis dikerahkan. Setidaknya ada empat tim medis.Bagaimana rasanya dicambuk? Sayang, hingga kini wartawan belum bisa mendekati para terhukum yang kini telah bebas. Tapi reaksi mereka beberapa saat setelah dicambuk tampaknya bisa mewakili bagaimana rasa dicambuk itu. Misalnya ada terhukum yang begitu kelar dicambuk langsung tersenyum lebar sambil melambai-lambaikan tangannya pada penonton. Ada juga yang langsung mengucap takbir, "Allahu Akbar!"Para penonton hukuman cambuk yang jumlahnya ada 2.000-an orang juga melihat peristiwa itu bak hiburan. Setiap petugas memanggil terhukum, misalnya,"Kita panggilkan terpidana Tarmizi yang akan dicambuk 6 kali...." para penonton langsung meneriakkan "yel-yel".Saat ini, pekarangan masjid telah kosong. Tinggal beberapa petugas yang mengemasi perabotan. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads