TPF Laporkan Hasil Kerja ke SBY
Jumat, 24 Jun 2005 16:14 WIB
Jakarta - Penasaran apakah mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN) menjadi tersangka pembunuhan Munir? Sabar saja, tak lama lagi barangkali pertanyaan itu akan terjawab. Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir telah merampungkan tugasnya dan sedang melaporkan temuannya ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Rombongan TPF yang dipimpin Ketua TPF Marsudhi Hanafi tiba di Kantor Presiden, Jakarta, sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (24/6/2005). Ikut menyertai Marsudhi, Wakil Ketua TPF Asmara Nababan, anggota TPF Kemala Chandrakirana, Hendardi, Rachlan Nashidiq, dan Usman Hamid.Mereka kemudian menuju Istana Merdeka dengan naik mobil caddy yang disopiri Paspampres. Pertemuan TPF dengan Presiden berlangsung secara tertutup. TPF belum mau memberikan keterangan tentang hasil kerjanya kepada wartawan. "Nantilah, kita laporan dulu," kata Marsudhi. Masa kerja TPF berakhir 23 Juni 2005 kemarin. Hingga berakhir masa tugasnya, TPF belum berhasil mengakses dokumen BIN. Meski begitu, TPF telah menemukan gambaran yang jelas adanya 4 skenario untuk membunuh aktivis HAM itu. Namun TPF belum bisa menetapkan dugaan motif dan siapa yang terlibat dalam kasus itu. Dalam laporannya kepada Presiden, TPF hanya akan merekomendasikan sejumlah nama untuk diperiksa secara lebih mendalam.
(iy/)











































