DetikNews
Senin 26 Februari 2018, 12:07 WIB

Tjahjo: Pemerintah Terbuka Dikritik Asal Jangan Fitnah dan Menghina

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Tjahjo: Pemerintah Terbuka Dikritik Asal Jangan Fitnah dan Menghina Mendagri Tjahjo Kumolo (Andhika/detikcom)
Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik dari masyarakat dan pihak oposisi. Namun pemerintah akan tegas terhadap penghinaan dan fitnah.

"Pemerintah terbuka terhadap kritik. Mendagri dan jajaran pemerintah, termasuk elemen masyarakat secara umum, pada prinsipnya harus terbuka terhadap setiap kritik yang masuk," kata Tjahjo di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2018).



Tjahjo mencontohkan sikap Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang kerap mengkritik pemerintah. Hal tersebut dianggap wajar oleh Tjahjo karena posisi Fadli Zon sebagai pihak oposisi dan bagian dari tugasnya dalam menjalankan fungsi pengawasan.

"Yang harus kita lawan dan kita laporkan pada yang berwajib kalau ada anggota masyarakat yang menghina dan menyebar berita berita yang fitnah," tegasnya.



Kecurigaan tanpa dasar, menurut Tjahjo, bisa mengganggu setiap proses pengambilan keputusan politik pembangunan.

"Ini yang harus dilawan dan dilaporkan kepada yang berwajib karena menyangkut harga diri kita sebagai manusia. Yang pasti, siapa pun tidak terima jika dihina dan disebar berita-berita fitnah," tambahnya.

Menurutnya, penghinaan dan fitnah di media sosial telah marak terjadi. Tjahjo pun meminta tidak ada lagi penghinaan terhadap lambang negara.

"Kalau melakukan kritik, silakan, apalagi kritik yang dibarengi dengan solusi. Di sisi lain, saya menegaskan bahwa di tengah-tengah masyarakat kita, aspek kecurigaan ini yang selalu dikedepankan," ujarnya.
(fiq/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed