DetikNews
Senin 26 Februari 2018, 06:05 WIB

Singa Betina di Oklahoma Tumbuh Surai, Bikin Geger Pakar Zoologi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Singa Betina di Oklahoma Tumbuh Surai, Bikin Geger Pakar Zoologi Foto: Seekor singa betina di Kebun Binatang Oklahoma mendadak menggegerkan ahli zoologi. (dok Oklahoma Zoo)
Jakarta - Seekor singa betina di Kebun Binatang Oklahoma mendadak menggegerkan ahli zoologi. Pasalnya, singa betina itu tiba-tiba tumbuh rambut surai yang biasanya muncul pada singa jantan.

Dilansir dari The Independent, Minggu (25/2/2018), singa betina itu bernama Bridget yang berusia 18 tahun. Rambut surai itu mulai tumbuh di wajah Bridget sejak Maret tahun lalu.

Penyebab tumbuhnya rambut surai di rahang singa itu tidak bisa dijelaskan. Karyawan kebun binatang mengatakan mereka telah menganalisis sampel darah untuk mencoba memecahkan misteri itu.

"Setelah beberapa waktu, menjadi jelas bagi semua orang jika Bidget telah mengembangkan sesuatu yang berbeda," kata dokter zoologi di Kebun Binatang Oklahoma, Gretchen Cole.

"Perubahan ketika seekor betina mengembangkan karakteristik pejantan sangat tidak biasa.

Rambut surai biasa tumbuh pada singa jantan yang berusia satu tahun lebih. Pertumbuhan rambut surai itu seiring dengan meningkatnya produksi testosteron pada tubuh singa jantan.

Singa Betina di Oklahoma Tumbuh Surai, Bikin Geger Pakar ZoologiFoto: Seekor singa betina di Kebun Binatang Oklahoma mendadak menggegerkan ahli zoologi. (dok Oklahoma Zoo)
Sementara itu, sangat jarang ditemukan singa betina yang tumbuh rambut surai. Hingga saat ini para ahli telah mengamati kasus tersebut selama beberapa tahun belakangan.

Pada 2011, Emma singa betina berusia 13 tahun di Kebun Binatang Nasional di Afrika Selatan mulai menumbuhkan rambut surai yang mirip dengan singa jantan remaja.

Ahli zoologi menemukan bahwa pertumbuhan tersebut terkait dengan masalah pada indung telurnya, yang menyebabkan produksi testosteron berlebih. Rambut surai itu pun mulai berkurang seiring dengan diatasinya masalah tersebut.

Semenetara itu, lima kawanan singa yang ditemukan di Boswana sekitar 2014 lalu juga ditemukan menunjukkan perilaku seperti pejantan, yakni mengaum.
(ams/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed