DetikNews
Senin 26 Februari 2018, 02:45 WIB

Merokok Saat Hendak Masuk Pesawat, Penumpang Citilink Diturunkan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Merokok Saat Hendak Masuk Pesawat, Penumpang Citilink Diturunkan Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Iwan Limau penumpang pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 165 tujuan Jakarta-Denpasar terpaksa diturunkan karena kedapatan merokok saat hendak naik ke pesawat. Petugas keamanan Bandara Halim Perdanakusuma menilai Iwan mengancam keselamatan penerbangan.

Corporate Communication Citilink Benny Butar Butar mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (25/2/2018) dengan jadwal penerbangan pukul 21.35 WIB. Iwan terpantau merokok saat berada di boarding gate hingga saat berada di tangga pesawat.

"Saat di boarding gate pax yang bersangkutan sudah terlihat merokok bahkan diteruskan saat boarding menuju pesawat dan juga masih merokok saat naik ke tangga pesawat. Hal itu dilihat banyak orang dan penumpang lainnya, sehingga begitu ada laporan yang masuk ke petugas keamanan bandara (aviation sevurity-avsec) segera diambil tindakan," ujar Benny kepada detikcom, Senin (26/2/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Menurut Benny, disaat bersamaan pesawat sedang mengisi bahan bakar avtur (refueling). Selain itu posisi Iwan juga dekat dengan engine pesawat. Benny mengatakan kondisi tersebut jelas sangat mengancam dan membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan.

"Saat penumpang memasuki pesawat dan duduk dibangkunya. Tidak lama datang petugas keamanan bandara bersama pihak Citilink meminta penumpang yang bersangkutan untuk turun," kata Benny.

Aksi Iwan yang duduk di kursi 12 itu terekam video oleh seorang turis asing. Dalam video tersebut terlihat Iwan sempat ngotot dan berdebat dengan petugas karena tidak mau diturunkan.

"Citilink menilai perilaku penumpang yang bersangkutan dapat membahayakan keselamatan penerbangan sehingga terpaksa mengambil langkah tegas, terlebih saat diberitahu malah 'ngeyel' dan terlibat adu mulut dengan petugas keamanan," ungkap Benny.

"Perilakunya jelas-jelas dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan. Dalam industri airlines kami harus bisa memastikan tidak ada satupun aturan keselamatan yang dilanggar sehingga operasional penerbangan dapat berjalan dengan aman, lancar dan nyaman," imbuh Benny.

Adapun petugas yang mengamankan Iwan antara lain Duty Manager Citilink, Avsec AP II, dan POM AU Lanud Halim Perdanakusuma. Total ada 101 penumpang yang saat itu hendak akan berangkat menggunakan Citilink.
(nvl/aik)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed