Tak Lolos Jadi Peserta Pemilu, 7 Parpol Gugat KPU

Dwi Andayani - detikNews
Jumat, 23 Feb 2018 18:04 WIB
Gedung Bawaslu (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Tujuh parpol yang dinyatakan tidak lolos saat proses administrasi calon peserta Pemilu 2019 kembali mengajukan gugatan. Partai Idaman dan Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) menjadi partai pertama yang akan dimediasi.

"Iya (ketujuh partai mengajukan sengketa), besok jam 10.00 WIB Partai Idaman dilanjut Parsindo," ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin saat dihubungi detikcom, Jumat (23/2/2018).

Afif mengatakan parpol lain yang mengajukan gugatan sedang melalui proses perbaikan berkas. Batas waktu perbaikan diberikan selama tiga hari sesuai dengan waktu mendaftarkan sengketa.

"Saat ini dalam proses perbaikan berkas, beda-beda (batas waktu perbaikan) tergantung waktu daftar," kata Afif.

Sementara itu, anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan partai yang kembali menggugat adalah partai yang sudah ditolak Bawaslu dalam sengketa sebelumnya.

Dia mengatakan ketujuh partai mengajukan gugatan dengan objek sengketa Surat Keputusan KPU Nomor 58/ PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2019.

"Tujuh partai yang kemarin kita tolak sengketa itu, ajukan sengketa kembali dengan (objek sengketa) SK KPU," ujar Bagja.

Dalam pengajuan sengketa, ketujuh partai ini meminta Bawaslu membatalkan keputusan KPU serta dapat menjadi peserta Pemilu 2019.

"Tujuannya untuk membatalkan SK KPU, agar mereka dapat menjadi peserta pemilu," kata Bagja.

Ketujuh partai yang kembali mengajukan sengketa adalah Partai Bhinneka Indonesia, Partai Indonesia Kerja, Partai Idaman, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Rakyat, Partai Republik, serta Partai Swara Rakyat Indonesia.

KPU sebelumnya memutuskan ketujuh partai ini dinyatakan tidak lolos dalam proses administrasi. Karena itu, parpol tersebut tidak berlanjut ke tahapan proses verifikasi dan dinyatakan tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2019. (fdn/fdn)