Sambutan Riuh Kader PDIP Saat Mega Umumkan Jokowi Capres 2019

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 23 Feb 2018 16:20 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri (Foto: Twitter Pramono Anung)
Denpasar - PDI Perjuangan resmi mengumumkan pencalonan Presiden Joko Widodo sebagai di Pilpres 2019. Teriakan riuh dari para kader membahana ketika Megawati meneriakkan nama Jokowi.

"Dengan ini saya nyatakan calon presiden dari PDI Perjuangan, Ir Joko Widodo, Metal! Metal! Pasti Menang Total," teriak Megawati seperti dilihat detikcom dari akun Twitter PDI Perjuangan, Jumat (23/2/2018).


Rakernas sendiri berlangsung tertutup. Sorak sorai dan tepuk tangan para kader banteng bergemuruh di dalam ruangan. Seisi ruangan terlihat berdiri sambil mengangkat kedua tangannya.

"Yee, Metal, Metal," pekik para kader tersebut.


Pengumuman Jokowi sebagai capres ini dilakukan dalam pembukaan Rakernas III PDIP di Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (23/2). Pembukaan disampaikan secara tertutup.

Namun pengumuman disampaikan oleh sejumlah kader PDIP. Seperti oleh Seskab yang juga kader PDIP, Pramono Anung.

"Dalam Rakernas III hari ini @PDI_Perjuangan memutuskan pencalonan @jokowi menjadi calon Presiden utk tahun 2019-2024, Bismillah Menang dan mendapatkan dukungan seluruh rakyat Indonesia #Bant3ngPilihJokowi #T3tapJokowi," tulis Pramono di Twitter-nya, @pranomoanung.

[Gambas:Video 20detik]


Sementara itu ditanya mengenai pencalonan Jokowi di Pilpres 2019 usai Rakernas, Megawati tidak menjawab. Putri Proklamator Sukarno itu justru meminta wartawan untuk menanyakan soal salam tiga jari yang identik dengan salam 'metal'. PDIP memang mendapat nomor urut tiga di Pemilu 2019.

"Kok nanya begitu, mbok nanya begini apa artinya," kata Mega sambil membuat salam metal, gestur tangan jari tengah dan jari manis yang dilipat, atau yang juga dikenal dengan sebutan salam tiga jari.

Setelah itu,Megawati dan Puan menaiki mobil yang sama dan meninggalkan lokasi. SementaraPresidenJokowi bersama sejumlah Menteri menuju Serangan,Denpasar, Bali, untuk membagikan sertifikat tanah. (ams/imk)