"Sekarang ini, kita kadang kurang memperhatikan akhlak. Ada hoax di media sosial, tanpa kontrol, tanpa ngecek, kita sebarkan. Padahal yang kita sebarkan itu fitnah dan tanpa melalui check dan recheck," kata Sofyan di Masjid An-Nur, Denpasar, Bali, Jumat (23/2/2018).
Sofyan Djalil berkhotbah di depan Presiden Jokowi dan jemaah. (Dika/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mari sekarang pengajian tentang fikih perlu, tapi fikih pendapat ahli hukum. Fikih pasti beda satu sama lainnya. Tapi kita menafsirkan fikih dengan akhlak. Namanya fikih pasti berbeda dan Rasulullah menghargai perbedaan," terang Sofyan.
Setelah Sofyan memberikan khotbah, ibadah salat Jumat 2 rakaat ditunaikan. Rakaat pertama dibaca Surat Al-A'la dan rakaat kedua Surat Al-Zalzalah.
Setelah salat Jumat, Jokowi membagikan sertifikat tanah wakaf secara simbolis. Kemudian, Jokowi dan rombongan langsung meninggalkan lokasi. (dkp/rvk)












































Sofyan Djalil berkhotbah di depan Presiden Jokowi dan jemaah. (Dika/detikcom)