DetikNews
Jumat 23 Februari 2018, 12:17 WIB

Wapres JK Minta Perpustakaan Bisa Transformasi ke Digital

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Wapres JK Minta Perpustakaan Bisa Transformasi ke Digital Perpustakaan Nasional RI (Foto: Johanes Randy/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) meminta perpustakaan di Indonesia bisa bertransformasi ke perpustakaan digital. Perpustakaan diminta tetap dapat memicu kegemaran membaca pada generasi muda.

Hal ini diungkapkan Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando usai menemui JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2018). Dalam pertemuan tersebut Syarif meminta masukan terkait perpustakaan.

"Kami dari Perpusnas menghadap ke beliau untuk mengharapkan kehadiran beliau pada pembukaan rakor Perpusnas se-Indonesia. Arahan beliau, pertama adalah gimana menciptakan perpus yang bisa menarik pengunjung, gimana bisa menanamkan kepada generasi muda kecintaan terhadap buku-buku, dan juga bagaimana melakukan serangkaian aktivitas di perpus untuk memastikan perpus itu sebagai tempat bagi generasi muda untuk membangun peradaban," ujar Syarif.


Dalam pertemuan tersebut, JK juga mengulas tantangan perpustakaan di era digital. Perpustakaan diminta mengubah paradigma berupa ruangan yang berisi tumpukan buku-buku. Perpustakaan harus mampu menjangkau masyarakat dengan kemajuan teknologi digital.

"Parameter perpus ke depan adalah bukan jumlah pengunjung saja, tapi seberapa besar perpus membangun aplikasi teknologi informasi yang memungkinkan masyarakat menjangkau akses informasi yang ada," kata Syarif.

Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif BandoKepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando (Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom)


"Jadi tagline kita adalah perpustakaan yang menjangkau masyarakat. Untuk sementara ini Perpusnas merancang dua program unggulan, pertama iPusnas," imbuh Syarif.

iPusnas adalah aplikasi perpustakaan digital yang dibuat Perpusnas. Aplikasi ini dapat dibuka di ponsel pintar.

Selain itu, Perpusnas juga memiliki program Indonesia One Search. Untuk menikmati fasilitas tersebut, pengguna harus mendaftar dulu melalui online.


"Dari situ ada portal yang kita siapkan di mana terkoneksi dengan 828 lembaga perpus dan ada 2,6 juta konten yang bisa diakses secara full text," ucapnya.

Dalam pertemuan itu, JK juga meminta agar perpustakaan setiap harinya membuat lomba resensi buku. JK juga meminta agar Perpusnas dapat membuat program agar anak-anak tertanam kecintaannya terhadap buku.

"Dan berbagai aktivitas yang memungkinkan anak-anak bisa tertanam di dalam hati nuraninya tentang kecintaan buku-buku terutama di era medsos sebegitu mendominasi. Dan saya kira kita semua tahu medsos ini mempengaruhi budaya baca di seluruh dunia," tuturnya.
(nvl/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed