DPR Tidak Tahu Ada Lapangan Terbang di Cikeas

DPR Tidak Tahu Ada Lapangan Terbang di Cikeas

- detikNews
Jumat, 24 Jun 2005 09:50 WIB
Jakarta - Keberadaan lapangan terbang di Cikeas ternyata hanya sebagian orang saja yang tahu. Jika rakyat biasa tidak tahu, mungkin wajar. Namun jika anggota Komisi III DPR yang menjadi mitra Polri tidak tahu keberadaan lapangan terbang ini, mungkin patut dipertanyakan. Sejumlah anggota Komisi III yang dihubungi detikcom di Jakarta, Jumat (24/6/2005) ini, bingung saat dikonfirmasi mengenai keberadaan lapangan terbang milik Polri itu. Padahal, DPR ikut menentukan berapa besarnya anggaran yang bakal diberikan kepada Polri.Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) Ahmad Fauzi mengaku tidak tahu-menahu mengenai pembangunan lapangan terbang milik Polri. "Saya selama ini tidak tahu sedikit pun mengenai hal itu. Sekarang aja baru dengar," ujarnya.Selama dia menjadi anggota DPR, tidak pernah ada pembahasan mengenai hal itu. Rapat kerja dengan Kapolri selama ini juga tidak pernah membahas hal tersebut. Fauzi beranggapan mungkin saja pembangunan lapangan terbang ini termasuk pada anggaran 2005 lalu di mana pembahasannya dilakukan sebelum dia menjadi anggota DPR 2004-2009.Dia pun enggan menanggapi ketika pembangunan lapangan terbang yang berlokasi di Cikeas ini karena berdekatan dengan tempat tinggal SBY. "Saya rasa tidak begitu, karena biasanya untuk membangun fasilitas seperti itu minimal butuh perencanaan tiga tahun sebelumnya dan waktu itu kan SBY belum menjadi presiden," kata Ahmad.Hal yang sama juga diungkapkan anggota Komisi III dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) Mahfud MD. Kepada detikcom, Mahfud MD menyatakan belum mendengar hal ini. "Saya belum pernah mendengar hal ini dan tidak tahu apa-apa. Selama ini dalam rapat dengan Kapolri tidak pernah membahas hal ini. Kalau pun hal ini dibahas mungkin baru nanti pada bulan Agustus setelah reses, tapi jadwalnya belum ada," ujar Mahfud.Mahfud juga tak mau menanggapi soal pembangunan lapangan itu ada hubungannya dengan SBY. "Saya tidak punya data-data mengenai hal itu. Saya tidak mau komentar terlalu jauh," katanya. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads