Kebakaran ini tepatnya di Kec Sungai Apit di laham gambut yang biasanya sulit dilakukan pemadaman. Kebakaran terjadi sejak kemarin, Rabu (21/2) yang menghanguskan semak belukar lahan kosong.
"Kita hari ini bersama tim Satgas melakukan pendinginan di lokasi. Sebab, walau kemarin berhasil kita padamkan, namun asap masih keluar dari dalam gambut, makanya perlu pendinginan kembali hari ini," kata Kapolres Siak AKBP Barliansyah kepada wartawan, Kamis (22/2/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami keroyokan untuk memadamkan kawasan tersebut. Jika tidak demikian, api bisa menjalar lebih luas lagi," kata Barliansyah.
Untuk memutuskan api yang menjalar di bawah permukaan gambut, kata Barliansyah, pihaknya juga meminta bantuan kepada perusahaan untuk mendatangkan alat beratnya di lokasi. Alat berat ini berfungsi untuk menggali lahan gambut membuat sekat agar api tidak menjalar.
"Kalau lahan gambut terbakar, ya memang alat berat dibutuhkan untuk membuat sekat. Sebagian memadamkan dengan mesin air, alat berat bekerja membuat sekat," kata Barliansyah.
Dia menyebutkan, pemadaman di lahan 5 hektare itu dilakukan mulai pagi hari hingga malam.
"Kita lagi melakukan penyelidikan terhadap pemilik lahannya," tutup Barliansyah. (cha/asp)










































