DetikNews
Rabu 21 Februari 2018, 17:09 WIB

Saat Bertemu Harimau Pemangsa Jumiati, Tim Terpaku Bagai Batu

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Saat Bertemu Harimau Pemangsa Jumiati, Tim Terpaku Bagai Batu Foto: dok. Istimewa
Pekanbaru - Sebanyak delapan orang anggota tim rescue harimau Sumatera bertemu dengan harimau yang memangsa Jumiati di Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Ada dua jam tim ditongkrongi harimau. Anggota Polres Inhil nyaris meletuskan senjatanya.

Pertemuan dengan harimau ini terjadi di Kecamatan Pelangiran, Inhil, Selasa (20/1) pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIB. Tim ini bertugas mengetahui pergerakan harimau agar bisa diambil langkah untuk segera ditangkap lewat jebakan box trap dengan umpan kambing.

Tak disangka, perjalanan tim yang terdiri atas dua anggota Polres Inhil dan enam anggota BBKSDA Riau itu bertemu dengan sang raja rimba. Memasuki hutan green belt di kawasan perusahaan perkebunan sawit, harimau berada di sana.

"Begitu berjumpa, semuanya terpaku bagai patung batu. Tidak dapat bergerak dan tidak berani bersuara," kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono dalam keterangannya kepada detikcom, Rabu (21/2/2018).

Tim terjebak di kawasan hutan tanpa bisa berbuat sesuatu. Ada sekitar dua jam harimau ini mengitari mereka. Wajah harimau terlihat garang dan siap menerkam.

Salah satu anggota Polres Inhil yang membawa senjata laras panjang sempat mengokang senjatanya. Ini karena dari keterangan tim yang di luar meminta, untuk menakuti harimau, dibuat tembakan ke udara.

Tapi anggota Polres Inhil itu tidak menjalankan perintah itu. Walau senjata sudah dikokang dan siap ditembakkan ke udara, hal itu dibatalkanya. Polisi ini menilai, bila dilakukan tembakan ke udara, bisa jadi harimau kian marah dan akan menyerang mereka.

Padahal, bila senjata laras panjang itu diarahkan ke harimau, sudah bisa menyentuh bagian kepalanya. Itu menunjukkan betapa dekatnya harimau dengan tim yang terjebak.

"Anggota polisi ini batal meletuskan senjatanya. Mereka hanya berdiam sembari menunggu datangnya bantuan," kata Haryono.

Setelah dua jam terjebak, akhirnya tim bantuan datang. Ada 10 personel Polres Inhil datang dengan senjata. Sebelum sampai ke titik lokasi, letusan senjata ke udara terus berdesing.

"Akhirnya harimau itu menjauh dari tim yang terjebak. Mereka akhirnya selamat," kata Haryono.

[Gambas:Video 20detik]


(cha/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed