Posko kesehatan tersebut dibuka mulai pukul 09.00-12.00 WIB di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Kepala UPT PPKP Rita SM posko kesehatan dibuka sejak Senin (19/2/2018) sampai Kamis (22/2).
"Ini sedang digalakkan oleh Kementerian Kesehatan. Kita mendekatkan ke mereka (PNS DKI) dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB. November 2017 sudah, ini kita adakan kembali karena waktu itu animonya banyak sekali," kata Rita saat ditemui di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: PNS Pemprov DKI cek kesehatan. (Zhacky-detikcom) |
Rita menuturkan pada 2016 misalnya, dari hasil tes saat itu sebagian besar PNS yang mengecek kesehatan di posko dinyatakan kurang bugar. Salah satu penyebabnya yakni kurang olahraga.
"Untuk yang tahun 2016 itu 80 persen (PNS DKI) kurang bugar. Kalau bugar sudah pasti sehat, kalau sehat belum tentu bugar. Jadi kalau orang kurang olahraga itu kan nggak bugar, nggak segar," papar Rita.
Foto: PNS Pemprov DKI cek kesehatan. (Zhacky-detikcom) |
Salah satu PNS DKI yang tes kesehatan di posko tersebut, Muhammad Subki menjelaskan memiliki kadar gula darah yang tidak normal. Dia mengaku kadar kolesterol dan tensi darahnya terbilang aman.
"Terutama gula darah di atas ambang normal. Sebabnya karena pola makan, usia juga. Olahraga juga kurang. Saya biasanya seminggu dua kali olahraga tapi karena dengkul lagi sakit, jadi kurang," tutur Subki.
"Alhamdulillah aman, kolesterol aman, tensi aman, ini asam urat juga," imbuh PNS dari Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Pemprov DKI.
Sejak dibuka Senin lalu, sudah puluhan PNS DKI yang tes kesehatan di posko tersebut. Pada Senin (19/2) ada 64 PNS yang mengecek kesehatan, pada Selasa (20/2) ada 68 pegawai. (zak/idh)












































Foto: PNS Pemprov DKI cek kesehatan. (Zhacky-detikcom)
Foto: PNS Pemprov DKI cek kesehatan. (Zhacky-detikcom)