Krisis BBM Bisa Picu Konflik, Pemerintah Harus Buka-bukaan
Kamis, 23 Jun 2005 17:19 WIB
Jakarta - Kelangkaan BBM menyedot perhatian Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Krisis BBM diprediksi dapat memicu konflik pada tingkat lokal.Wakil Ketua DPD Laode Ida menilai, pemerintah tidak serius mengatasi kelangkaan BBM. "Tidak ada jalan lain, pemerintah harus menyatakan pada publik yang terjadi, apa masih tersedia stok BBM atau tidak. Ini untuk menghindari kekecewaan warga," ujar Laode di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2005).Menurut dia, kelangkaan BBM akan menimbulkan konflik pada tingkat lokal yang terjadi secara sporadis. "Kalau ini tidak diatasi akan timbul ketidakpercayaan masyarakat pada pemerintah," kata sosiolog ini. Krisis BBM terjadi di sejumlah daerah sejak pekan lalu. Kelangkaan BBM ini terjadi karena Pertamina mengalami kesulitan likuiditas pengadaan BBM. Uniknya, Meneg BUMN menyanggah ancaman krisis BBM itu.Meski demikian, masalah ini akan menjadi topik hangat yang akan dibahas Presiden SBY pukul 19.00 WIB nanti dalam sebuah rapat terbatas. Dijamin rapat serius ini bakal berakhir larut malam.
(aan/)











































