Depkes Diminta Lokalisir Daerah yang Terjangkit Muntaber

Depkes Diminta Lokalisir Daerah yang Terjangkit Muntaber

- detikNews
Kamis, 23 Jun 2005 16:13 WIB
Jakarta - Wabah muntah berak (muntaber) terus memakan korban jiwa. Belasan balita tewas akibat penyakit ini. Departemen Kesehatan (Depkes) diminta melokalisir daerah yang terjangkit muntaber. Lokalisasi dimaksudkan agar wabah muntaber tidak semakin meluas. Permintaan ini disampaikan anggota Komisi IX DPR Arsa Sutisna di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2005)."Kita desak Depkes segera mengatasinya. Muntaber bukan peyakit berat. Hanya kekurangan cairan dan mudah diatasi," ujar Arsa, pria asal Banten ini.Komisi IX DPR RI pun berencana akan mengunjungi daerah-daerah yang terkena muntaber. "Rencananya sebelum reses," kata Arsa.Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa ini juga mengimbau Depkes melakukan penyuluhan tentang pentingnya kebersihan lingkungan, serta cara mengatasi penyakit sejak dini.Wabah muntaber terjadi di beberapa daerah di Kabupaten Tangerang, Banten. Tercatat ada tiga kecamatan yang sudah terjangkit, yakni Sepatan, Pakuhaji, dan Sukadiri.Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, 17 orang dinyatakan tewas akibat penyakit ini, 16 orang di antaranya adalah anak-anak. Muntaber cukup menyedot perhatian pemerintah, sehingga wabah ini sudah dinyatakan kejadian luar biasa (KLB) di tiga kecamatan tersebut.Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Alwi Shihab sempat mengunjungi pasien yang dirawat di beberapa Puskesmas. Dia meminta Gubernur Banten Djoko Munandar serius menangani penyakit menular ini. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads