DetikNews
Senin 19 Februari 2018, 23:30 WIB

Fahri Hamzah Bantah Tudingan Nazaruddin Terkait Kasus Korupsi

Tsarina Maharani - detikNews
Fahri Hamzah Bantah Tudingan Nazaruddin Terkait Kasus Korupsi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Gibran Maulana/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membantah pernyataan Nazaruddin yang menyebut dirinya terlibat dalam sebuah kasus korupsi. Ia mengatakan penyebutan namanya itu merupakan bentuk kekecewaan Nazaruddin terhadap KPK.

"Dapat diambil kesimpulan bahwa yang disampaikan Nazar itu atas kekecewaannya," kata Fahri dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/2/2018).

Fahri menilai kekecewaan itu lantaran rekomendasi asimilasi Nazaruddin ditolak KPK. Padahal selama ini Nazaruddin selalu mengklaim banyak membantu KPK. Ia pun kemudian menuding ada persekongkolan antara Nazaruddin dan KPK.



"Ada dua hal yang bikin dia kecewa. Pertama, asimilasinya yang tertunda karena bocornya dokumen KPK yang menjamin kalau yang bersangkutan tidak mempunyai kasus. Kedua, bocornya kembali dokumen Pansus Angket yang sekarang telah menjadi lampiran laporan angket tentang ratusan kasus Nazar yang disimpan KPK," jelasnya.

Ia menegaskan sama sekali tak pernah terlibat dalam 'bisnis' apa pun, baik selama menjadi anggota maupun ketika menjabat sebagai pimpinan DPR. Menurutnya, pernyataan Nazaruddin selama ini soal sosok-sosok yang terlibat dalam kasus korupsi adalah upaya untuk merusak stabilitas keamanan nasional.

"Pernyataan Nazar itu tidak ada hubungan dengan saya. Saya nggak pernah ada bisnis di DPR selama hampir 14 tahun menjadi anggota dan pimpinan DPR. Pernyataan Nazar itu hanyalah pengulangan persekongkolan Nazar yang sudah dilakukannya hampir satu dasawarsa ini. Ada ribuan nama yang disebut hanya untuk dibungkam, tapi saya tak akan berhenti. Kerusakan akibat Nazar telah nyata. Cukuplah!" tegas Fahri.

"Oleh karena itu, saya ingin menyimpulkan bahwa persekongkolan Nazar dengan KPK ini telah menjadi problem keamanan nasional. Itulah sebabnya, dengan kesimpulan Pansus Angket berakhir, Komisi III dan Komisi I selayaknya menimbang persoalan ini sebagai persoalan keamanan nasional yang serius," imbuhnya.



Nama Fahri Hamzah disebut Nazaruddin saat wawancara dengan wartawan di Pengadilan Tipikor. Mulanya Nazaruddin ditanya soal proses asimilasi dirinya, tapi dia bicara panjang-lebar soal niat membantu KPK, yang kemudian merembet ke soal Permai Group, kepala daerah yang terlibat korupsi, lalu soal Fahri Hamzah.

"Contohnya, saya akan segera menyerahkan segera berkas ke KPK tentang korupsi yang dilakukan Fahri Hamzah ketika dia Wakil Ketua Komisi III. Saya akan buktikan, kalau memang dia bersih dengan bukti yang saya ajukan, insyaallah dengan bukti yang saya serahkan cukup membuat Fahri tersangka," kata Nazaruddin kepada wartawan.

Nazaruddin tak mengungkap kasus yang dibicarakannya. Dia hanya mengatakan mempunyai bukti soal keterlibatan Fahri sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Soal tudingan Nazaruddin, Fahri sudah dihubungi, tapi belum memberikan tanggapan.
(tsa/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed