ADVERTISEMENT

Bupati Nganjuk Segera Disidang di Pengadilan Tipikor Surabaya

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Senin, 19 Feb 2018 19:28 WIB
Bupati Nganjuk Taufiqurrahman (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman segera menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Taufiqurrahman akan diadili terkait kasus suap soal mutasi dan promosi jabatan.

"Persidangan rencananya akan dilakukan di Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (19/2/2018).

Febri menyebut Taufiqurrahman per hari ini akan dipindahkan penahanannya. Dia akan dititipkan di Lapas Kelas I Sidoarjo, tepatnya di Lapas Medaeng.

"Untuk kepentingan persidangan tersebut, penahanan tersangka TFR (Taufiqurrahman) mulai hari ini akan dipindahkan untuk dititipkan pada Lapas Kelas I Sidoarjo (Lapas Medaeng)," ujar Febri.

Taufiqurrahman dijerat KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (25/10/2017). Taufiqurrahman diduga menerima suap Rp 298 juta yang dititipkan kepada orang kepercayaannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar dan Kepala SMPN 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi.


Pemberian uang itu disebut terkait dengan perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk pada 2017. KPK kemudian menetapkan lima tersangka dalam kasus ini.

Tersangka penerima suap adalah Bupati Nganjuk 2013-2018 Taufiqurrahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar, serta Kepala SMPN 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi. Sementara itu, tersangka pemberi suapnya adalah Kabag Umum RSUD Kabupaten Nganjuk Mokhammad Bisri dan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk Harjanto.

KPK telah melimpahkan berkas dua orang tersangka kasus dugaan suap ini. Kedua tersangka itu akan menjalani sidang di PN Tipikor Surabaya.

"Hari ini dilakukan penyerahan berkas, barang bukti, dan dua tersangka dugaan suap terkait mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk ke penuntutan atas nama Kepala SMP Negeri 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk SUW (Suwandi) dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk IH (Ibnu Hajar)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (11/1). (dhn/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT