Ricuh, Pilkada di Padang Pariaman Masih Simpang Siur

Ricuh, Pilkada di Padang Pariaman Masih Simpang Siur

- detikNews
Kamis, 23 Jun 2005 13:28 WIB
Padang - Pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) tinggal menghitung hari. Tapi pertikaian yang terjadi di daerah itu tak kunjung surut.Akibatnya, hingga kini belum dapat dipastikan apakah pilkada di daerah itu akan tetap digelar 27 Juni atau diundur seperti keinginan DPRD dan ribuan pendukung Yulius Danil dan Iqbal (pasangan calon bupati/cabup dan calon wakil bupati/cawabup) yang dinyatakan tidak lolos oleh KPUD setempat.Ketua KPUD Sumatera Barat Muftie Syarfie menegaskan, tidak ada alasan untuk menunda pilkada di Padang Pariaman. "Kita sudah lakukan pembicaraan beberapa kali namun tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Kemarin, rapat kolektif penyelenggara pilkada Kabupaten Padang Pariaman di kantor gubernur juga tidak berhasil merekomendasikan apa-apa," ujarnya pada detikcom.Dikatakan Muftie, untuk memperjelas persoalan itu, gubernur dan anggota DPRD Padang Pariaman sudah berangkat ke Jakarta menemui Mendagri. "Bila pilkada ditunda, kita akan banyak mengalami kerugian materil dan nonmateril. Sejak awal, kita kerja keras menyelenggarakan pilkada serentak agar efektif dan hemat biaya," lanjutnya.Seperti diberitakan, ricuh di Kabupaten Padang Pariaman berawal dari dicoretnya pasangan Yulius Danil dan Iqbal oleh KPUD setempat dari pencalonan sebagai cabup dan cawabup. Dalam sejumlah demo yang digelar oleh ribuan warga dan DPRD setempat, mereka menuntut agar pilkada di daerahnya ditunda.Mereka juga mendesak penegak hukum untuk mengusut dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang diduga dilakukan oleh seluruh anggota KPUD Padang Pariaman. Di samping itu, mereka juga meminta gubernur agar turut menangani persoalan yang terjadi kabupaten Padang Pariaman, terutama soal tidak lolosnya Yulius Danil dan Iqbal. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads