DetikNews
Senin 19 Februari 2018, 14:02 WIB

Driver Taksi Online di Palembang Hilang Usai Antar Penumpang

Raja Adil Siregar - detikNews
Driver Taksi Online di Palembang Hilang Usai Antar Penumpang Istri korban melapor ke Polda Sumsel. (Raja Adil/detikcom)
Palembang - Seorang driver taksi online, Tri Widyantoro (44), dilaporkan hilang setelah mengantar penumpang di Sumatera Selatan. Keluarga berharap korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Menurut istri korban, Rohana, suaminya pergi untuk mengantar penumpang pada Kamis (15/2/2018) pukul 11.00 WIB. Namun Tri tak kunjung pulang sehingga menyebabkan istri korban panik dan gelisah.

"Hampir pukul 23.30 WIB saya tunggu tak kunjung pulang dan saya hubungi nomor HP juga sudah tidak aktif lagi. Besoknya saya masih coba melakukan pencarian dan tanya sama teman-temannya, tapi tidak ada yang tahu keberadaan suami saya," kata Rohana saat ditemui di Polda Sumsel, Senin (19/2).

Dikatakan Rohana, suaminya bergabung dengan taksi online sejak Juni 2017 dan kerap menarik penumpang hingga larut malam. Meski demikian, suaminya selalu pulang untuk salat magrib dan makan malam bersama istri serta ketiga anaknya.

Hanya, pada hari terakhir suaminya pamit, Rohana tidak lagi mendapat kabar. Nomor ponsel yang biasa dipakai sudah tidak aktif sampai hari ini sehingga dia melaporkan kehilangan suami di Polda Sumsel.

"Saya berharap suami segera ditemukan dalam keadaan selamat," sambungnya.

Tim Satgas 86 saat melakukan pencarian di kawasan Kenten Laut, Kabupaten Banyuasin.Tim Satgas 86 saat melakukan pencarian di kawasan Kenten Laut, Kabupaten Banyuasin. (Raja Adil/detikcom)

Dari data yang dihimpun detikcom, Tri mendapat order penumpang di Jalan Kapten Anwar Arsyad, Kota Palembang, dengan tujuan Kenten Laut atau Gasing, Kabupaten Banyuasin. Asosiasi Driver Online (ADO) Palembang pun diketahui telah membuat tim satgas pencarian gabungan yang diberi nama 'Satgas 86'.

Satgas ini terdiri dari ADO cabang Sumsel, polisi dan anggota dari Basarnas, serta pihak keluarga yang ikut melakukan pencarian. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab hilangnya korban.

Satgas Temukan Kejanggalan

Tri Widyantoro (44) sudah lima hari tak ada kabar. Lokasi diduga hilangnya korban disebut merupakan daerah rawan dan dikenal sepi.

"Lokasi tersebut memang daerah rawan dan sepi, juga titik pengantaran itu sudah di luar kota Palembang. Kalau dilihat titik pengantaran tujuan tidak di set secara detail, hanya Kenten Laut dan tidak jelas pengantaran itu dimana," kata Ketua Asosiasi Driver Online Palembang, Arvin saat ditemui di Mapolda Sumsel, Senin (19/2/2018).

Dikatakan Arvin, berbagai upaya telah dilakukan untuk melakukan pencarian atas hilangnya korban. Bahkan pencarian dilakukan hingga titik koordinat terakhir GPS ponsel di daerah Kenten Laut, Banyuasin oleh tim satgas gabungan.

Saat melakukan pencarian, tim Satgas 86 bentukkan ADO Sumsel menemukan berbagai kejanggalan dan bukti ini telah diserahkan pada pihak kepolisian untuk membantu proses pencarian. Sementara nomor ponsel pemesan yang diketahui bernama Ali Suhendar sudah tidak aktif lagi.

"Berbagai upaya sudah kami lakukan untuk melakukan pencarian, sampai di titik kordinat ponsel terakhir. Hasilnya memang ada beberapa kejanggalan, nah termasuk nomor ponsel pemesan juga sudah kita coba hubungi tidak aktif lagi sampai sekarang," sambung Arvin saat mendampingi istri korban, Rohana untuk melapor ke Polda Sumsel.

Arvin menyebut, hasil pendataan sejak Agustus 2017 hingga Februari diketahui sudah ada tiga laporan hilangnya driver taksi online. Korban pertama adalah Edwar Limba, Edwar ditemukan dalam kondisi tewas usai lehernya dijerat oleh keempat penumpangnya pada Agustus 2017.
(idh/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed