SBY Bahas Krisis BBM Pukul 16.00

SBY Bahas Krisis BBM Pukul 16.00

- detikNews
Kamis, 23 Jun 2005 10:45 WIB
Jakarta - Krisis BBM akan menjadi bahasan utama Presiden SBY begitu menjejakkan kakinya di Jakarta pukul 13.00 WIB, Kamis (23/6/2005), setelah berkunjung ke Filipina dan Kalbar. SBY akan memimpin rapat terbatas khusus membahas kelangkaan BBM ini pukul 16.00 WIB.Rapat akan dihadiri oleh para pejabat terkait, misalnya Meneg BUMN, Menteri ESDM, Menkeu, dan juga pejabat Pertamina. Rapat bertempat di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.Krisis BBM terjadi karena Pertamina mengalami kesulitan likuiditas pengadaan BBM. Keterlambatan pembayaran dana subsidi BBM dari pemerintah kepada Pertamina jadi biang kerok.Dirut Pertamina Widya Purnama mencontohkan, pada 13 Juni 2005, Pertamina sebenarnya bisa membongkar 2,3 juta barel BBM yang cukup untuk stok tiga hingga empat hari. Tetapi uang sebesar Rp 4,2 triliun baru turun tanggal 15 Juni 2005 sore hari. Dana Rp 4,2 triliun itu, katanya, merupakan bagian dari tagihan dana subsidi BBM untuk pengadaan periode Januari hingga Maret 2005 yang keseluruhannya berjumlah Rp 23 triliun.Pada Rabu kemarin, Wapres Jusuf Kalla menyerukan penghematan konsumsi BBM dan listrik. Regulasi kebijakan penghematan itu segera disusun. Penghematan seperti ini sudah dilakukan di Singapura, Malaysia dan Jepang.Sedangkan Presiden SBY berjanji akan mengatasi kelangkaan BBM yang menyebabkan PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir ini dan pom bensin di beberapa kota mengalami antrean hebat. Kelangkaan BBM ini, kata Presiden, berpangkal pada harga minyak mentah internasional yang mencapai US$ 58 per barel, tertinggi dalam sejarah. Akibatnya, subsidi BBM membengkak menjadi Rp 78 triliun. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads