DetikNews
Minggu 18 Februari 2018, 17:25 WIB

Poltracking: Jokowi dan Prabowo Capres Terkuat, Pertarungan di Cawapres

Danu Damarjati - detikNews
Poltracking: Jokowi dan Prabowo Capres Terkuat, Pertarungan di Cawapres Rilis survei Poltracking (Foto: Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta - Hingga saat ini, hanya ada 2 nama kandidat calon presiden 2019 yang disebut memiliki tingkat keterpilihan yang mumpuni. Dua kandidat capres itu adalah Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Demikianlah salah satu hasil survei Poltracking Indonesia yang dirilis di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (18/2/2018).

"Secara umum hanya ada 2 capres," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR dalam paparannya.

Survei menggunakan 1.200 responden di 34 provinsi, dilakukan pada 27 Januari sampai 3 Februari 2018, menggunakan metode stratified multistage random sampling. Margin of error survei ini sebesar kurang lebih 2,83%.

"Survei ini menunjukkan bahwa praktis hanya ada dua figur dengan angka keterpilihan (elektabilitas) dua digit, yaitu presiden incumbent Joko Widodo dan mantan rivalnya pada Pilpres 2014, Prabowo Subianto," kata Hanta.

Poltracking: Jokowi dan Prabowo Capres Terkuat, Pertarungan di CawapresRilis survei Poltracking (Foto: Danu Damarjati/detikcom)

Dari berbagai simulasi survei, Jokowi selalu unggul. Tak ada satu simulasi yang menunjukkan kekalahan Jokowi. Prabowo dominan di urutan kedua.

"Jokowi dan Prabowo capres terkuat, pertarungannya ada di cawapres," kata Hanta.

Pada survei 'top of mind', Jokowi mendapat 45%, Prabowo 19,8%, SBY 0,8%, Anies Baswedan 0,6%, Ridwan Kamil 0,6%, Jusuf Kalla 0,5%, dan nama-nama lain. Semua nama berjumlah 15 nama.

Pada survei elektabilitas dengan 30 nama, Jokowi memuncaki ranking dengan raihan 51,1%, disusul Prabowo 26,1%, AHY 1,5%, JK 1,3%, Gatot Nurmantyo 1,3%, Anies Baswedan 1,2%, Ridwan Kamil 0,8%, Hary Tanoe 0,8%, Wiranto 0,7%, Mahfud MD 0,5%, Ahmad Heryawan 0,5%, Surya Paloh 0,3%, Khofifah Indar Parawansa 0,3 %, Susi Pudjiastuti 0,3%, AM Hendropriyono 0,3%, Tito Karnavian 0,2%, Zulkifli Hasan 0,1%, Yusril Ihza Mahendra 0,1 %, Sri Mulyani 0,1%, Puan Maharani 0,1%, dan Muhaimin Iskandar 0,1%.

Simulasi dilakukan dengan pembatasan jumlah nama, yakni 30 nama, 15 nama, 10 nama, 5 nama, 3 nama, hingga 2 nama. Hasilnya, Jokowi masih unggul.

Pada simulasi 10 nama, responden yang memilih Jokowi ada 55% disusul Prabowo 28,1%, di bawahnya ada JK dengan suara
2,4%, Anies Baswedan 2,3%, Gatot 1,7%, Ridwan Kamil 1,4%, AHY 1,3%, Muhaimin 0,5%, Budi Gunawan 0,3%, dan Tito Karnavian 0,2%. Yang tidak tahu 6,8%.

Ketika head to head yakni Jokowi versus Prabowo, hasilnya Jokowi unggul dengan 57,6% dan Prabowo memperoleh 33,7%. Yang tidak tahu dan tidak menjawab sebanyak 8,7%.
(dnu/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed