detikNews
Jumat 16 Februari 2018, 18:40 WIB

KPK Harap Tak Ada Lagi OTT Kepala Daerah yang Maju Pilkada

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
KPK Harap Tak Ada Lagi OTT Kepala Daerah yang Maju Pilkada Foto: Agung Pambudhy/detikcom
FOKUS BERITA: OTT Lampung Tengah
Jakarta - Dalam rentang waktu yang cukup dekat, KPK menangkap sejumlah kepala daerah yang maju di Pilkada 2018 karena kasus korupsi. KPK tak ingin lagi ada kepala daerah inkumben yang kena operasi tangkap tangan (OTT).

"Seharusnya tidak ada (OTT) kalau pihak-pihak yang ikut kontestasi politik yang masih jadi penyelenggara negara mereka sadar tak boleh menerima sumbangan atau hadiah atau bahkan janji terkait kewenangan mereka sebagai kepala daerah," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jaksel, Jumat (16/2/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Menurut Febri, KPK berkali-kali mengimbau kepala daerah menjauhi potensi korupsi. Namun, apabila masih ada yang mengabaikannya, Febri menegaskan pihaknya tak segan mengambil tindakan.

"Harapan kita, KPK tidak perlu lagi melakukan OTT seperti itu. Tapi kalau masih ada pihak yang tak mau mendengar imbauan, KPK akan bertindak," katanya.

Selain Bupati Lampung Tengah Mustafa, KPK sebelumnya melakukan OTT terhadap Bupati Ngada Marianus Sae, Bupati Jombang petahana Nyono Suharli Wihandoko, dan Bupati Subang Imas Aryumningsih. Ketiga nama tersebut maju di Pilkada 2018.

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/fdn)
FOKUS BERITA: OTT Lampung Tengah
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com