659 Kasus Gizi Buruk di Sumut
Rabu, 22 Jun 2005 20:00 WIB
Medan - Jumlah penderita gizi buruk di Sumatera Utara (Sumut) ternyata cukup tinggi. Data yang diberikan Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara, jumlah penderita mencapai mencapai 659 orang."Jumlah 659 ini memang belum akurat, tapi diharapkan angka ini bisa ditekan melalui penyuluhan Puskesmas, rumah sakit dan Posyandu yang ada di masing-masing daerah," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut Fatni Sulani, kepada wartawan, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (22/6/2005).Fatni Sulani menyatakan, penyakit gizi buruk yang melanda daerah Sumut saat ini memang belum teratasi termasuk daerah Nias Selatan. Namun, untuk mengantisipasi agar penyakit ini tidak merebak ke semua daerah pihaknya sudah menurunkan puluhan tim termasuk ke Nias Selatan guna meneliti penyakit yang sudah mengambil korban ini."Saya akui, penyakit gizi buruk yang melanda daerah Sumut sangat sulit diatasi, termasuk ensipalopati, gastro entrologi atau dehidrasi ringan. Tapi untuk mengantisipasi agar penyakit yang kebanyakan menyerang anak-anak balita ini tidak merebak, sudah ada tim turun ke semua daerah termasuk ke Nias Selatan," jelasnya.Dikatakan Fatni, tim ini setiap saat harus melaporkan dari lokasi di mana mereka berada tentang kondisi gizi buruk ini, termasuk di Kota Medan.Menyangkut adanya temuan empat anak penderita gizi buruk di Nias Selatan seperti yang dilaporkan pejabat Bupatinya Ezra Muthe, Fatni mengatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi.Keempat anak penderita gizi buruk tersebut bernama Abeyusu Laia (L), 4 tahun dengan tinggi badan (TB) 84 cm , berat badan (BB) 10 kg. Kemudian Edunius Laia (L), 1,5 tahun, TB 69 cm, BB 6,4 kg. Selanjutnya Yerikus Halawa (L), 5 tahun, TB 75 cm, BB 7 kg, dan terakhir adalah Sarina Giawa (P), 2 tahun, TB 74 cm, BB 6,9 kg.Kesemua anak penderita gizi buruk itu didapati di Desa Sambulu, Lorong Hilimaera dan Hilifakhe Kecamatan Lolomatua Kabupaten Nias Selatan. Pasien itu kata Fatni Sulani, kini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lukas dan kondisinya semakin baik.
(ism/)











































