"Masih ditutup," kata Kapolres Bandara Soetta Kombes Ahmad Yusep Gunawan saat dimintai konfirmasi, Kamis (15/2/2018) pukul 23.24 WIB.
Pihak Angkasa Pura II telah melakukan pengecekan ke lokasi. Dia menyebut hal itu disebabkan adanya dilatasi atau sambungan pada struktur bangunan tersebut.
"Rembesan diakibatkan dari dilatasi sambungan konstruksi underpass sehingga air keluar dari celah konstruksi tersebut (bukan karena keretakan)," kata Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Erwin Reviantou sebelumnya.
Erwin mengatakan, meski jalur tersebut aman untuk dilalui, penutupan tetap dilakukan agar pengendara tak khawatir saat melintas.
"Kami memikirkan kondisi psikologis pengguna jasa atas peristiwa underpass perimeter selatan," kata dia.
Penutupan dilakukan sejak siang tadi. Belum ada informasi lanjutan soal perbaikan underpass. Soal kapan underpass akan dibuka, baik polisi maupun pihak Angkasa Pura II belum memberikan keterangan. (ibh/elz)











































