DetikNews
Kamis 15 Februari 2018, 17:19 WIB

Masinton: Desakan Arief Mundur dari Ketua MK Bersifat Politis!

Seysha Desnikia - detikNews
Masinton: Desakan Arief Mundur dari Ketua MK Bersifat Politis! Masinton Pasaribu (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Anggota DPR Komisi III Masinton Pasaribu menyebut desakan agar Arief Hidayat mundur dari posisi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) mempunyai unsur politis. Ia menyebut Komisi III bukan bermaksud melobi Arief.

"Putusan ini desakan untuk Pak Arief ini bagi saya sangat politis karena dari awal tidak begitu Pak Arief ini kan di MK itu hakim dari unsur DPR. Berhubung masa jabatannya mau selesai, jadi beliau kami undang," ujar Masinton dalam diskusi di Restoran Bumbu Desa, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2018).

Masinton menyebut Komisi III-lah yang mengundang Arief. Pertemuan di hotel bertujuan membahas jadwal fit and propert test untuk Arief dengan Komisi III DPR.




"Alat kelengkapan Dewan Komisi III yang mengundang Pak Arief itu. Nah kebetulan Komisi III sedang melakukan pleno di Hotel Mid Plaza. Beliau kami undang datang itu posisinya sebagai hakim MK, kami mau menyesuaikan jadwal untuk melakukan uji kelayakan," papar Masinton.

Menurutnya, selama ini Arief sedang di-bully oleh sekelompok orang. Ia menyebut kelompok ini memiliki kepentingan politik.

"Pak Arief ini posisi di-bully dan kelompok pressure grup ini aja orangnya sehingga mereka atas nama moral melakukan tekanan-tekanan sesuka mereka," ujar Mansinton.

"Kelompok ini selama ini selalu mengklaim atas nama moral. Tapi justru bukan gerakan, tetapi gerakan politik untuk meng-endorse orang-orang yang berasal dari kelompoknya," paparnya.

Ia memberi saran kepada Arief untuk tidak mundur. Ia mendukung hakim Arief supaya tidak terpengaruh oleh tekanan-tekanan yang ada.

"Pak Arief jalan saja, tidak boleh mundur dengan tekanan-tekanan itu," ujarnya.
(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed