10 Hektare Hutan Suaka Marga Satwa di Aceh Terbakar

10 Hektare Hutan Suaka Marga Satwa di Aceh Terbakar

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 15 Feb 2018 15:21 WIB
10 Hektare Hutan Suaka Marga Satwa di Aceh Terbakar
Foto: Sekitar 10 hektare hutan konservasi di kawasan suka marga satwa di Aceh terbakar. Dok BKSDA Aceh
Aceh - Sekitar 10 hektare hutan konservasi di kawasan suka marga satwa di Desa Senebok Jaya, Kecamatan Trumon, Aceh Selatan, Aceh terbakar. Petugas gabungan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Petugas gabungan sudah berhasil menjinakkan api yang membakar hutan di kawasan konservasi.Foto: Petugas gabungan sudah berhasil menjinakkan api yang membakar hutan di kawasan konservasi. Dok BKSDA Aceh


Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Sapto Aji Prabowo mengatakan petugas gabungan sudah berhasil menjinakkan api yang membakar hutan di kawasan konservasi sejak beberapa lalu. Saat ini, petugas masih melakukan pendinginan dan pemadaman api di luar kawasan suaka marga satwa.

"Luas kawasan marga satwa itu ada 10 hektare yang terbakar. Kalau total semuanya ada 30 hektare tapi 10 di antaranya masuk kawasan konservasi," kata Sapto saat dimintai konfirmasi, Kamis (15/2/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 "Luas kawasan marga satwa itu ada 10 hektare yang terbakar. Kalau total semuanya ada 30 hektare tapi 10 di antaranya masuk kawasan konservasi," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Sapto Aji Prabowo. Dok BKSDA Aceh

Petugas gabungan yang dikerahkan ke lokasi di antaranya terdiri TNI, polisi, BKSDA, dan aparat kecamatan. Proses pemadaman butuh perjuangan ekstra. Pasalnya, aksi ke lokasi tergolong sulit dan sumber air juga menjadi suatu kendala.

"Sumber air sulit karena kemarau sehingga butuh selang yang cukup panjang," jelas Sapto.

Belum diketahui pelaku pembakaran yang menyebabkan 30 hektare lahan di sana terbakar. BKSDA menyerahkan proses penyelidikan dan penyidikan ke Polres Aceh Selatan.

"Penyelidikan dan penyidikan kita serahkan ke Polres Aceh Selatan," ungkapnya.
 Belum diketahui pelaku pembakaran yang menyebabkan 30 hektare lahan di sana terbakar. Foto: Belum diketahui pelaku pembakaran yang menyebabkan 30 hektare lahan di sana terbakar. Dok BKSDA Aceh


Sementara itu, Kasi Data dan Informasi BMKG Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Zakaria, cuaca di Aceh saat ini sudah masuk ke musim kemarau. Intensitas hujan di Tanah Rencong mulai berkurang. BMKG mengimbau warga untuk tidak membakar hutan.

"Yang sangat kami wanti-wanti adalah tidak membuka lahan dengan membakar hutan, tidak membuang puntung rokok di rumput atau hutan gambut, agar menjaga dan menyiram api pembakaran sampah bila mau bepergian. Terakhir pastikan api kompor sudah dimatikan sebelum tidur/bepergian," ungkapnya.


(aan/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads