Tito tiba di Gedung Komnas HAM Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, itu tak sendirian. Dalam kunjungannya, Tito didampingi oleh Kadivpropam Martuani Sormin, Kadivkum Agung Sabar Santoso, Kabareskrim Ari Dono Sukmanto dan Kadivhumas Setyo Wasisto.
"Temen-temen pimpinan Komisioner Komnasham itu mengirimkan surat ke Kapolri kurang lebih dua tiga Minggu yang lalu untuk melaksanakan audiensi sehubungan dengan beliau-beliau melaksanakan tugas baru sebagai komisioner," kata Tito, di Gedung Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan menghormati tentunya tugas pokok masing-masing. Tidak berarti kita datang ke sini wah ini polri mau deketin Komnas HAM nanti kongkalikong, nggak. Kita paham masing-masing memiliki tugas dan fungsi masing-masing di negara ini," kata Tito.
Tito mengaku sebelumnya sulit mengatur waktu untuk melakukan pertemuan dengan Ketua Komnas HAM dan jajarannya. Hal tersebut, katanya, akibat banyaknya kegiatan yang harus dilakukannya sebagai Kapolri.
"Nggak pas nggak pas nggak pas terus, banyak sekali kegiatan. Saya melihat hari ini Kamis ada waktu yang relatif agak senggang, small window daripada nanti di mabes nggak jadi lagi saya takut nggak jadi lagi saya pikir, udah saya berangkat aja ke sini," ujarnya.
Tito mengungkapkan tak asing dengan Komnas HAM. Sebelum ia menjabat sebagai Kapolri, ia kerap bertugas untuk mengamankan gedung Komnas HAM.
"Semenjak saya zaman mayor letkol saya udah biasa ke sini tapi jadi pengamanan kalau ada demo. Setelah itu saya sering ke sini waktu di mulai Kombes jadi Kapolda di Papua, waktu saya direserse Mapolda sering kasus-kasus yang berhubungan di sini. Apalagi waktu saya jadi Kapolda Metro. Sebagai Kapolri pun saya udah pernah ke sini bertemu komisioner yang lama," tuturnya. (fjp/fjp)
